Home / Daerah / Nasioanal

Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:43 WIB

Kabar Terbaru PPPK Paruh Waktu 2025: 4 Tantangan Besar bagi Honorer

Dok. Humas KemenPANRB

Dok. Humas KemenPANRB

Aksarabrita.com // Kepala BKN, Zudan Arif Fakhrulloh, dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, membeberkan data terbaru terkait tenaga honorer yang berpotensi diangkat menjadi PPPK paruh waktu 2025. Dari total 1,37 juta tenaga honorer, sekitar 66.495 orang (4,9%) tidak diusulkan oleh instansi pemerintah daerahnya.

Selain itu, terdapat 235.533 honorer lainnya yang usulannya belum masuk ke BKN, meninggalkan ketidakpastian bagi ratusan ribu tenaga honorer yang menunggu kepastian nasib mereka.

BKN menyebut ada empat alasan utama yang membuat sejumlah honorer gagal diusulkan oleh instansi masing-masing:

  1. Tidak Aktif Bekerja (41,6%)
    Sebagian honorer yang terdata sudah tidak aktif bekerja di instansi terkait.
  2. Keterbatasan Anggaran (39,7%)
    Banyak pemerintah daerah mengaku tidak memiliki anggaran untuk membayar gaji dan tunjangan PPPK paruh waktu.
  3. Tidak Ada Kebutuhan Formasi (17,2%)
    Instansi menilai tidak membutuhkan jasa honorer yang bersangkutan lagi.
  4. Meninggal Dunia (1,6%)
    Sebagian kecil tenaga honorer telah meninggal.

Realitas fiskal di daerah menjadi hambatan utama, meski ada kemauan politik dari pusat, sehingga peluang honorer untuk diangkat PPPK paruh waktu pun terbatas.

Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPANRB, Aba Subagja, menegaskan bahwa skema PPPK paruh waktu hanya berlaku untuk tahun ini.

Baca Juga :  HUT IWO Ke-11 & HUT RI ke-78 Tahun 2023, PD IWO Sungai Penuh - Kerinci Menggelar Bakti Sosial Bersama Kodim

“Paruh waktu hanya untuk tahun ini, jadi tahun 2025 menjadi masa transisi,” jelas Aba Subagja.

Artinya, tidak akan ada rekrutmen PPPK paruh waktu baru di tahun-tahun mendatang. Tenaga honorer yang diangkat tahun ini akan dinilai kinerjanya, dan berkesempatan menjadi PPPK penuh waktu jika formasi dan anggaran tersedia.

Share :

Baca Juga

Kado Hari Santri 2025: Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren

Nasioanal

Kado Hari Santri 2025: Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren

Daerah

Wako Alfin Tandatangani Komitmen Meritokrasi Bersama BKN RI di Palembang
Kadis Kominfo Sungai Penuh Dorong Kampung Internet dan RKE ke Komdigi RI

Daerah

Kadis Kominfo Dorong Kampung Internet dan RKE ke Komdigi RI

Daerah

Wabup Kerinci Murison Hadiri High Level Meeting TPID Bahas Pengendalian Inflasi Daerah

Daerah

Gubernur Al Haris Didampingi Pj. Bupati Asraf Serahkan Bantuan Ambulan Untuk RS DKT Kerinci
Anwar Sadat Tinjau Banjir Rob Betara, Pemkab Tanjab Barat Beri Bantuan

Daerah

Banjir Rob Betara, Pemkab Tanjab Barat Beri Bantuan
Bupati Kerinci, Monadi, sidak di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kerinci pada Rabu (5/3/2026)

Daerah

Sidak RSUD Kerinci, Bupati Monadi Cek Pelayanan Pasien

Daerah

Wako Alfin Tegaskan Optimalisasi TPS3R, Target Seluruh Desa Miliki TPS3R Akhir 2025