Home / Nasioanal / Religi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:05 WIB

Larang Rekrut Honorer Baru, Fokus Alihkan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB, Aba Subagja

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB, Aba Subagja

BERITA JAKARTA // Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengimbau seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, agar menghentikan rekrutmen tenaga honorer baru. Langkah ini diambil agar proses pengalihan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berstatus paruh waktu menjadi pegawai penuh waktu berjalan lebih cepat.

Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, Aba Subagja, menegaskan bahwa larangan tersebut menjadi salah satu syarat penting agar instansi bisa menjalankan pengalihan PPPK paruh waktu ke penuh waktu dengan lebih lancar dan cepat. Ia menjelaskan, instansi tidak perlu melakukan seleksi atau tes ulang karena cukup mengajukan perubahan status pegawai secara administratif.

“Kami meminta agar instansi pusat dan daerah tidak lagi merekrut honorer baru. Jika memang membutuhkan ASN PPPK, mereka harus memprioritaskan pengalihan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu,” ujar Aba Subagja.

Baca Juga :  PrabowoTekan Biaya Haji Wujudkan Kampung Indonesia di Makkah

Pemerintah menilai pengalihan status PPPK dari paruh waktu ke penuh waktu sebagai solusi efektif untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan aparatur negara. Proses ini menghemat waktu dan biaya yang biasanya dibutuhkan dalam prosedur seleksi, karena tanpa tes ulang.

Langkah ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) yang mengatur hak dan kewajiban PPPK yang hampir setara dengan ASN PNS, termasuk masa kerja dan perlindungan ketenagakerjaan. Oleh karena itu, pemerintah mendorong agar instansi memperjelas dan menyesuaikan status PPPK agar para pegawai memperoleh kepastian kerja yang lebih baik.

Selain itu, kebijakan ini mendukung upaya reformasi birokrasi yang bertujuan membangun profesionalisme serta keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN). (***)

Baca Juga :  Apa Keistimewaan Meninggal Dunia di Bulan Ramadan? Ini Kata Ulama

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Shalat Idul Adha dan Jumat di Hari yang Sama, Ini Penjelasan Ulama

Batang Hari

Fadli Zon Bantah Pemerkosaan Massal 1998, Dikecam Aktivis dan Korban
Presiden Prabowo Subianto menekankan nilai toleransi dan persaudaraan saat menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Nasioanal

Di Natal 2025, Prabowo Soroti Kasih dan Persatuan Bangsa
(Dok. Kemenpora)

Kesehatan & Olahraga

Indonesia Posisi Kedua Klasemen Sementara SEA Games 2025
Manfaat Puasa Arafah, Penghapus Dosa Ampunan Allah

Religi

Manfaat Puasa Arafah, Penghapus Dosa Ampunan Allah
Diskominfosta Sungai Penuh Ukir Capaian di Momentum Sumpah Pemuda

Religi

Diskominfosta Sungai Penuh Ukir Capaian di Sumpah Pemuda

Religi

Pemerintah AS Alami Shutdown Pertama dalam Tujuh Tahun
Pemerintah Kota Sungai Penuh memenuhi kuota 351 peserta dalam pelaksanaan ProASN di UPT BKN Jambi.

Daerah

Pemetaan Potensi ASN, 351 Pegawai Sungai Penuh Ikuti ProASN