Home / Kesehatan & Olahraga

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:14 WIB

Manfaat dan Risiko Olahraga Malam, Bagi Kesehatan Jantung

Olahraga pada malam hari

Olahraga pada malam hari

Kesehatan, Aksarabrita.com // Olahraga malam sering menjadi perdebatan karena dampaknya terhadap kesehatan jantung. Beberapa efek negatif olahraga malam antara lain:

1. Beban Kerja Jantung yang Tinggi
Olahraga malam setelah aktivitas seharian membuat jantung bekerja lebih keras. Tubuh belum mendapatkan waktu istirahat cukup sebelum bergerak, sehingga tekanan pada jantung meningkat (Adiwinanto, 2008).

2. Risiko Cedera yang Lebih Tinggi
Risiko cedera meningkat saat olahraga malam. Cahaya minim menyulitkan penglihatan dan meningkatkan kemungkinan jatuh atau tergelincir. Kelelahan akibat aktivitas seharian juga menambah potensi cedera. Mengawasi keamanan dan kondisi sekitar menjadi sangat penting.

3. Gangguan Tidur
Olahraga malam dapat mengganggu tidur sebagian orang. Aktivitas fisik yang tinggi membuat tubuh sulit rileks dan bersiap untuk tidur. Agar tubuh memiliki waktu cukup menenangkan diri, olahraga malam sebaiknya dilakukan minimal 90 menit sebelum tidur.

Baca Juga :  Kapolres AKBP Budi Prasetya Pimpin Sertijab Waka Polres 

4. Waktu Olahraga Terbaik
Jam biologis tubuh, atau ritme sirkadian, mengatur waktu makan, tidur, aktivitas, dan fungsi tubuh lainnya. Setiap sel, termasuk otot, memiliki ritme sirkadian yang memengaruhi efektivitas gerakan dan pemanfaatan energi. Penelitian dari Northwestern University menunjukkan ritme sirkadian otot memengaruhi respon tubuh terhadap energi, sehingga otot bekerja lebih optimal pada waktu tertentu.

Saat otot beristirahat atau melakukan peregangan, tubuh menggunakan oksigen dari darah untuk menghasilkan energi. Aktivitas berat meningkatkan kebutuhan oksigen dan memicu proses energi tanpa oksigen (anaerobik), yang menghasilkan asam laktat. Malam hari, ketika ritme sirkadian gen otot kurang aktif, sel otot sulit memanfaatkan oksigen, sehingga asam laktat menumpuk dan menimbulkan kram otot.

Baca Juga :  Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Diabetes, Cek Darah Kamu?

Olahraga malam tetap membawa efek positif bagi jantung. Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Meningkatkan kebugaran kardiorespirasi
  • Mengurangi risiko penyakit jantung
  • Membantu mengendalikan berat badan
  • Meningkatkan metabolisme
  • Mengurangi stres
  • Memberi fleksibilitas waktu olahraga

Namun, beberapa hal perlu diperhatikan: beban jantung, risiko cedera, dan gangguan tidur. Aktivitas fisik berlebihan di malam hari memengaruhi kesehatan jantung jangka panjang secara negatif. Pemilihan jenis olahraga yang tepat, perhatian pada keamanan, dan memberi waktu istirahat cukup menjadi hal penting.

Olahraga pagi lebih ideal untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan. Mempertimbangkan kondisi individu dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan membantu menentukan program olahraga yang paling sesuai. (Tim)

Share :

Baca Juga

Indonesia vs Mozambik, Laga Penting FIFA Matchday

Kesehatan & Olahraga

Indonesia vs Mozambik, Laga Penting FIFA Matchday

Kesehatan & Olahraga

Jepang vs Indonesia: Laga Pamungkas Grup Kualifikasi Piala Dunia, Ini Jadwal Pertandingan
Wako Alfin menutup PGRI CUP I di Sungai Penuh

Daerah

Wako Alfin Tutup PGRI CUP I, IAIN Kerinci Jadi Juara
PBSI Gelar Rapat Evaluasi, Dorong Transformasi Sistem Juara

Kesehatan & Olahraga

PBSI Gelar Rapat Evaluasi, Dorong Transformasi Sistem Juara
Kaki Bengkak Terus-Menerus, Waspadai 10 Penyebabnya

Kesehatan & Olahraga

Kaki Bengkak Terus-Menerus, Waspadai 10 Penyebabnya
Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini

Kesehatan & Olahraga

Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini
Jantung memompa darah kaya oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh setiap saat. Ketika fungsi jantung menurun, organ-organ lain ikut terdampak. Karena itu, setiap orang perlu menjaga kesehatan jantung sejak dini untuk mendukung kualitas hidup jangka panjang. Dokter menegaskan bahwa gaya hidup sehari-hari sangat menentukan kondisi jantung. Pola makan, aktivitas fisik, waktu istirahat, dan cara mengelola stres berperan besar dalam menjaga fungsi jantung tetap optimal. Terapkan Pola Makan Sehat untuk Jantung Masyarakat dapat menjaga kesehatan jantung dengan memilih makanan yang tepat. Pola makan sehat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang sering memicu penyakit jantung. Sayuran hijau, buah-buahan segar, gandum utuh, ikan, daging tanpa lemak, serta lemak sehat seperti minyak zaitun dan minyak alpukat mendukung kesehatan jantung. Sebaliknya, konsumsi garam, gula, lemak jenuh, dan lemak trans perlu dibatasi karena dapat merusak pembuluh darah. Rutin Berolahraga untuk Lancarkan Aliran Darah Kurangnya aktivitas fisik meningkatkan risiko penyakit jantung. Olahraga membantu tubuh membakar lemak, menjaga berat badan ideal, serta melancarkan aliran darah. Para ahli menganjurkan olahraga aerobik intensitas sedang selama 150 menit per minggu atau intensitas tinggi selama 75 menit per minggu. Latihan kekuatan juga perlu dilakukan setidaknya dua kali dalam sepekan. Bagi pemula, olahraga dapat dimulai secara perlahan lalu ditingkatkan secara bertahap. Hentikan Kebiasaan Merokok Merokok merusak pembuluh darah dan menurunkan kadar oksigen dalam darah. Kondisi ini memaksa jantung bekerja lebih keras dan meningkatkan tekanan darah serta denyut jantung. Perokok aktif menghadapi risiko serangan jantung fatal hingga empat kali lebih tinggi. Paparan asap rokok juga membahayakan perokok pasif. Dengan berhenti merokok, seseorang langsung menurunkan risiko gangguan jantung sejak hari pertama. Cukupi Waktu Tidur dan Kelola Stres Tidur yang cukup membantu jantung bekerja lebih efisien. Kurang tidur meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan depresi yang dapat memicu penyakit jantung. Selain itu, stres yang tidak terkelola mendorong peningkatan tekanan darah. Olahraga, meditasi, yoga, dan aktivitas relaksasi membantu tubuh mengendalikan stres. Jika stres berlangsung lama, konsultasi dengan tenaga kesehatan mental sangat dianjurkan. Lakukan Pemeriksaan Jantung Secara Rutin Pemeriksaan kesehatan rutin membantu dokter mendeteksi gangguan jantung sejak dini. Banyak penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi berkembang tanpa gejala awal. Setiap orang dianjurkan melakukan pemeriksaan jantung setidaknya satu kali dalam setahun. Jika mengalami keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, mudah lelah, atau kaki bengkak, segera temui dokter spesialis jantung. MyCardia Eka Hospital Hadirkan Layanan Jantung Terpadu MyCardia Eka Hospital menyediakan layanan jantung terpadu, mulai dari konsultasi hingga penanganan medis komprehensif. Dokter spesialis jantung berpengalaman dan fasilitas medis modern mendukung pelayanan yang optimal bagi pasien. Menjaga kesehatan jantung merupakan investasi jangka panjang. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin, masyarakat dapat menekan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kualitas hidup.

Kesehatan & Olahraga

Cara Menjaga Kesehatan Jantung agar Tetap Sehat dan Optimal
PSSI Fokus Kesehatan Atlet, Football Medical Workshop 2026 Resmi Digelar

Kesehatan & Olahraga

PSSI Fokus Kesehatan Atlet, Football Medical Workshop Digelar