Home / Nasioanal / Pemerintah

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:51 WIB

Menteri PANRB Fokus Lindungi Perempuan dan Anak di Semarang

Menteri PANRB Fokus Lindungi Perempuan dan Anak di Semarang. Foto Kemenpanrb

Menteri PANRB Fokus Lindungi Perempuan dan Anak di Semarang. Foto Kemenpanrb

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meninjau pelayanan publik di Polrestabes Semarang saat menghadiri Rapat Koordinasi Bidang Kelembagaan di Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). Ia menegaskan komitmen pemerintah memperkuat unit Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA-PPO).

Rini menyetujui pembentukan unit pelaksana PPA dan PPO di lingkungan Polri, termasuk di Polrestabes Semarang. Ia menilai Satres PPA-PPO menjadi langkah strategis untuk memperkuat penegakan hukum yang cepat, profesional, dan berkeadilan.

“Ini bagian dari upaya kami bersama Polri dan Kementerian PPPA untuk melindungi masyarakat dari perdagangan orang serta kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Rini.

Baca Juga :  Sempat Viral, Insiden Dosen Banting Skripsi, Universitas Nias iklarifikasi 

Rini menyampaikan bahwa 11 polda dan 22 polres telah membentuk Direktorat Reserse PPA-PPO. Unit tersebut menangani tindak kekerasan terhadap anak, perempuan, kelompok rentan, serta memberikan perlindungan khusus bagi remaja.

Ia mendorong jajaran Polrestabes Semarang mengutamakan pendekatan ramah korban dalam menangani kasus kekerasan dan perdagangan orang. Rini menekankan pentingnya kemampuan aparat yang tepat dan koordinasi kuat sejak tahap pelaporan hingga pendampingan korban.

“Apa yang dilakukan Polrestabes Semarang menunjukkan birokrasi yang hadir langsung di tengah masyarakat. Pemerintah harus memastikan tata kelola berjalan dan memberi manfaat nyata, bukan hanya berhenti di balik meja,” tegasnya.

Rini menilai kehadiran negara tercermin dari perlindungan yang dirasakan masyarakat. Ia menyebut langkah transformasi kelembagaan ini sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan publik yang terus berkembang.

Baca Juga :  Hadiri Rapat Konsolidasi DPD, Fajran: DPC Demokrat Sungai Penuh Siap Jalankan Amanat Partai

Ia memastikan Satres PPA-PPO berisi sumber daya manusia profesional, berorientasi inklusif, dan memiliki empati tinggi terhadap kelompok rentan. “Saya berharap Polrestabes Semarang menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat layanan perlindungan perempuan dan anak,” ungkapnya.

Rini bersama Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahduddi meninjau langsung pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Pelayanan ini memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai kebutuhan kepolisian. (Fh)

Share :

Baca Juga

Satu Abad Kebun Teh Kayu Aro Warisan Hijau Kerinci

Daerah

Satu Abad Kebun Teh Kayu Aro, Warisan Hijau Kerinci
BAM DPR RI Terima Aspirasi PPPK Soal Alih Status ke PNS

Nasioanal

PPPK Minta Kepastian Status, BAM DPR RI Merespon

Batang Hari

“BESILAH”: Alasan Listrik Gratis untuk Masyarakat Kerinci dari PLTA
Ammar Zoni Dibawa ke Rutan Nusakambangan

Hukum & Kriminal

Mata Ammar Zoni Ditutup dan Tangan Diborgol

Batang Hari

Beberapa contoh Dosa yang Tidak  Disadari
Pengadilan Agama Amankan Aset Sengketa di Semurup

Daerah

Pengadilan Agama Amankan Aset Sengketa di Semurup

Daerah

Kunjungan Perdana yang Penuh Makna: Kapolda Jambi Disambut Hangat di Sarolangun

Nasioanal

Silahturahmi Kapolres Kerinci dengan Ketua Kerapatan Depati Nan Betujuah Kota Sungai Penuh