SAROLANGUN, Aksarabrita.com – Bupati Sarolangun H. Hurmin mempercepat langkah pembangunan tujuh jembatan gantung yang rusak akibat banjir di sejumlah wilayah desa. Upaya itu dilakukan melalui audiensi bersama anggota Komisi V DPR RI dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Jambi di Kantor BPJN Jambi, Kamis (7/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Hurmin menegaskan bahwa keberadaan jembatan gantung sangat penting bagi aktivitas masyarakat. Jembatan itu menjadi akses utama penghubung antar desa sekaligus jalur ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan warga.
Kerusakan jembatan membuat aktivitas masyarakat terganggu. Warga kesulitan membawa hasil pertanian, anak sekolah menghadapi hambatan perjalanan, dan akses menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih jauh.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun langsung mendorong percepatan pembangunan dengan mengusulkan bantuan anggaran kepada pemerintah pusat. Hurmin meminta dukungan penuh dari DPR RI dan BPJN agar pembangunan tujuh jembatan gantung segera berjalan.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat. Jembatan gantung memiliki peran penting bagi kehidupan warga desa, jalur ekonomi serta akses Pendidikan dan layanan kesehatan, sehingga pembangunan harus berjalan cepat,” kata Hurmin.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief turut mendampingi audiensi tersebut bersama jajaran terkait. Pertemuan itu juga membahas langkah teknis percepatan pembangunan infrastruktur pascabanjir di Sarolangun.
Komisi V DPR RI menyambut positif usulan tersebut dan menilai percepatan pembangunan infrastruktur daerah terdampak bencana harus menjadi prioritas. Pemkab Sarolangun berharap sinergi pemerintah daerah dan pusat mampu mempercepat pemulihan akses masyarakat serta menggerakkan kembali roda perekonomian desa.(Run)









