Mukomuko, Bengkulu – Warga Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, menemukan bangkai harimau Sumatera jantan di aliran anak sungai kawasan SP 4, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 10.12 WIB.
Seorang warga yang sedang bekerja di kebun melihat bangkai satwa dilindungi tersebut, lalu segera melapor ke aparat desa. Informasi itu langsung bergerak cepat ke pihak kepolisian.
Personel Polres Mukomuko bersama Babinsa langsung mendatangi lokasi. Mereka mengamankan area penemuan agar tetap steril dan tidak mengganggu proses penyelidikan.
Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, menegaskan bahwa jajarannya langsung bertindak setelah menerima laporan masyarakat. Ia juga memastikan koordinasi berjalan dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
“Anggota sudah di lokasi untuk pengamanan. Kami berkoordinasi dengan TNKS dan menunggu tim dokter hewan,” ujarnya.
Tim gabungan dari TNKS dan tenaga medis akan melakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian harimau tersebut. Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum maupun konservasi selanjutnya.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi sebelum hasil resmi keluar. Jika penyelidikan menemukan unsur pidana, aparat akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya perlindungan satwa liar, khususnya harimau Sumatera yang statusnya terancam punah. (Tim)








