BERITA KERINCI // Duka masih menyelimuti warga Desa Pendung Hilir, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, setelah kebakaran besar melanda pemukiman pada Minggu (5/10/2025). Api menghanguskan tiga rumah warga dan menyebabkan kerugian besar. Beberapa keluarga kini kehilangan tempat tinggal.
Sebagai wujud kepedulian, Bupati Kerinci Monadi bersama Ketua TP-PKK Novra Wenti Monadi datang langsung ke lokasi pada Senin (6/10/2025). Warga menyambut keduanya dengan haru karena masih berduka atas musibah tersebut.
Bupati Monadi meninjau area kebakran dan menyerahkan bantuan darurat berupa material bangunan, beras, bahan makanan, perlengkapan dapur, serta kebutuhan rumah tangga. Ia menyerahkan bantuan itu kepada Kepala Desa Pendung Hilir, Tibar Tono, yang kemudian menyalurkannya kepada para korban.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Semoga bantuan ini meringankan beban warga dan membantu mereka memulai kembali kehidupan,” ujar Monadi.
Ia mengajak masyarakat tetap kuat dan saling mendukung di tengah cobaan. “Kita harus tabah dan bersatu. Dengan semangat kebersamaan, insyaallah semua bisa bangkit kembali,” katanya.
Bupati Monadi memuji langkah cepat pemerintah desa, BPBD, dan Dinas Sosial Kerinci yang langsung menangani keadaan darurat sesaat setelah kebakaran. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk menjalankan tanggung jawab dan melindungi warga.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Novra Wenti Monadi memberikan dukungan moral kepada korban. Ia mengajak warga agar tidak kehilangan semangat dan terus bergotong royong agar proses pemulihan berjalan cepat.
“Kami berharap warga tetap kuat dan tidak menyerah pada keadaan. Gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci untuk bangkit,” ucap Novra.
Para korban mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah. Bagi mereka, kunjungan langsung Bupati dan Ketua TP-PKK memberi semangat baru di tengah duka.
Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berupaya membantu warga terdampak. Kepedulian dan aksi cepat dari berbagai pihak memberi harapan baru bagi masyarakat Pendung Hilir untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka. (**)









