Penganiayaan Prada Lucky Seret Perwira Berpangkat Letda

Penganiayaan Prada Lucky Seret Perwira Berpangkat Letda

Penganiayaan Prada Lucky Seret Perwira Berpangkat Letda

Aksarabrita.com // Kasus kematian tragis Prajurit Dua (Prada) Lucky Chepril Saputra Namo (23) di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak 20 prajurit TNI, termasuk seorang perwira berpangkat Letnan Dua (Letda), disebut terlibat dalam penganiayaan yang berujung maut tersebut.

Korban merupakan anggota Yonif Teritorial Pembangunan/834 Wakanga Mere (Yonif TP/834/WM). Informasi ini terungkap dalam laporan intelijen Staf-1/Intel Yonif 834/WM yang ditujukan kepada Asintel Kasdam IX/Udayana, Jumat (8/8/2025).

Dalam laporan tersebut, para pelaku dibagi dalam dua kategori: pemukulan menggunakan selang dan pemukulan menggunakan tangan kosong.

Daftar Pelaku Pemukulan Prada Lucky

Menggunakan selang:

  1. Letda Inf Thariq Singajuru
  2. Sertu Rivaldo Kase
  3. Sertu Andre Manoklory
  4. Sertu Defintri Arjuna Putra Bessie
  5. Serda Mario Gomang
  6. Pratu Vian Ili
  7. Pratu Rivaldi
  8. Pratu Rofinus Sale
  9. Pratu Piter
  10. Pratu Jamal
  11. Pratu Ariyanto
  12. Pratu Emanuel
  13. Pratu Abner Yetersen
  14. Pratu Petrus Nong Brian Semi
  15. Pratu Emanuel Nibrot Laubura
  16. Pratu Firdaus
Baca Juga :  Al Haris Serahkan Bantuan Dumisake Pendidikan di Kerinci

Menggunakan tangan kosong:

  1. Pratu Petris Nong Brian Semi
  2. Pratu Ahmad Adha
  3. Pratu Emiliano De Araojo
  4. Pratu Aprianto Rede Raja

Kronologi Kejadian Berdasarkan Laporan Intelijen

  • 27 Juli 2025 – Prada Lucky diperiksa terkait dugaan penyimpangan seksual bersama Prada Ricard Junimton Bulan.
  • 28 Juli 2025 pagi – Prada Lucky kabur saat izin ke kamar mandi, namun ditemukan di rumah ibu asuhnya. Setelah dibawa ke kantor Staf Intel, ia dipukul bergantian dengan selang oleh sejumlah senior.
  • 30 Juli 2025 dini hari – Empat prajurit kembali memukul Prada Lucky dan Prada Ricard di sel penjagaan menggunakan tangan kosong.
  • 2 Agustus 2025 – Prada Lucky muntah-muntah, dirujuk ke RSUD Aeramo karena hemoglobin rendah.
  • 3 Agustus 2025 – Kondisi sempat membaik.
  • 4 Agustus 2025 malam – Kondisi drop, korban dipindahkan ke ICU.
  • 5 Agustus 2025 dini hari – Ventilator dipasang, namun korban meninggal dunia.
Baca Juga :  Menteri Sosial Pastikan Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Korban Ledakan SMAN 72

Komandan Kompi (Danki) C Yonif 834/WM, Lettu Inf Rahmat, mengonfirmasi empat pelaku awal berpangkat Pratu telah diamankan di Sub Denpom Ende. TNI menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Pemkot Sungai Penuh Sabet Dua Penghargaan Penurunan Stunting di Jambi 2025
Terkuak! Dosen Bungo Jadi Korban Pelecehan dan Kekerasan

Daerah

Dosen Cantik, Diduga Alami Pelecehan Sebelum Tewas

Daerah

Pelaku Pencabulan diringkus Satreskrim Kerinci
Kenaikan Pangkat Prajurit Ini Pesan Dandim Kerinci

Daerah

Kenaikan Pangkat Prajurit, Ini Pesan Dandim Kerinci
Puskesmas Rawang Jadi Tujuan Kaji Tiru ILP dan Stunting oleh Puskesmas Tebo

Daerah

Puskesmas Rawang Jadi Tujuan Kaji Tiru ILP dan Stunting oleh Puskesmas Tebo

Daerah

Wawako Azhar, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Koto Limau Manis
Kado Hari Santri 2025: Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren

Nasioanal

Kado Hari Santri 2025: Presiden Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren
Delapan Kursi Strategis Bergeser, Murison Resmikan Susunan Baru Eselon II

Daerah

Delapan Kursi Strategis Bergeser, H. Murison Lantik Eselon II