Home / Hukum & Kriminal / Nasioanal

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Rocky Gerung Soroti Dakwaan Kasus Chromebook Nadiem

Rocky Gerung Soroti Dakwaan Kasus Chromebook Nadiem

Rocky Gerung Soroti Dakwaan Kasus Chromebook Nadiem

Jakarta, Aksarabrita.com – Sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (11/5), menyita perhatian publik. Selain membahas proyek bernilai triliunan rupiah, persidangan juga memunculkan spekulasi soal kemungkinan adanya muatan politik dalam perkara yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, .

Pengamat politik hadir langsung di ruang sidang dan memberi dukungan kepada Nadiem. Rocky bahkan memeluk mantan bos Gojek itu sebelum sidang dimulai.

Momen tersebut cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam respons publik. Sebagian masyarakat mempertanyakan apakah penegak hukum murni menjalankan proses hukum atau membawa kepentingan politik dalam kasus ini.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Rocky mengaku datang untuk mengamati jalannya persidangan sekaligus menguji kualitas pembuktian jaksa.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu Dibuka, Harapan Baru bagi Non-ASN Gagal Seleksi 2024

Rocky menilai jaksa harus membangun perkara besar dengan logika hukum yang kuat, bukan sekadar menyusun narasi dakwaan.

“Publik harus melihat apakah perkara ini benar-benar berdiri di atas pembuktian yang solid atau justru menyimpan nuansa lain di balik proses hukumnya,” ujar Rocky.

Rocky juga menyoroti penggunaan percakapan WhatsApp sebagai alat bukti. Menurut dia, jaksa tidak bisa menjadikan pesan digital sebagai dasar utama tanpa dukungan bukti lain yang kuat dan relevan.

Selain itu, Rocky membela langkah Nadiem yang membawa tim khusus saat memimpin kementerian. Menurutnya, seorang menteri berhak membangun tim kerja yang mampu mempercepat program kementerian.

“Kalau seorang menteri merasa birokrasi tidak cukup cepat, lalu membawa orang-orang yang dianggap mampu membantu kerja kementerian, itu tidak otomatis menjadi tindakan kriminal,” katanya.

Baca Juga :  WFH ASN Bukan Libur! Abdul Mu’ti Tegaskan Layanan Tetap Maksimal

Meski mendapat dukungan moral dari Rocky Gerung, Nadiem tetap menghadapi dakwaan serius dalam kasus pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.

Jaksa menilai proyek tersebut merugikan negara hingga Rp2,18 triliun. Dalam dakwaan, jaksa juga mencantumkan dugaan aliran dana mencapai Rp809,59 miliar yang berkaitan dengan pihak tertentu dari PT AKAB.

Persidangan ini menarik perhatian luas karena tidak hanya menyangkut nilai kerugian negara yang fantastis, tetapi juga memunculkan perdebatan soal kualitas pembuktian hukum dalam kasus korupsi besar. **

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Momen Haru di Halaman Kantor Gubernur: SK PPPK 2024 Diserahkan Langsung oleh Al Haris”
PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Tersedia 5.127 Formasi

Nasioanal

PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Tersedia 5.127 Formasi
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi keluarga Kopda (Anumerta) Amin Nurohman di Kebumen

Nasioanal

Menhan Perkuat Dukungan Kesejahteraan Keluarga TNI Gugur
Ini Cara Cek Penerima PKH Ibu Hamil 2026

Daerah

Ini Cara Cek Penerima PKH Ibu Hamil 2026

Daerah

Pemerintah Pastikan Tunjangan Guru ASN dan Non-ASN Tersalurkan
Simulasi TKA 2026 jenjang SMP

Nasioanal

Simulasi TKA 2026 SMP Digelar 23 Februari–1 Maret
Gaji PPPK Paruh Waktu dari APBD, Tapi Ada Syarat yang Sering Terlewat

Nasioanal

Gaji PPPK Paruh Waktu dari APBD, Ada Syarat Sering Terlewat
Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia

Hukum & Kriminal

Bahlil Pilih Memaafkan: Saya Anak Kampung, Bukan Anak Pejabat