BERITA SELEB// Pengadilan Agama (PA) Cibinong, Jawa Barat, menggelar sidang perdana perceraian aktor Eza Gionino dan istrinya, Meiza Aulia, Senin (22/9/2025). Meiza menggugat cerai pada 3 September 2025 setelah rumah tangganya retak. Sejak 15 Agustus 2025, keduanya bahkan sudah tidak tinggal serumah.
Setelah sidang, Eza yang lahir di Samarinda, 10 Mei 1990, menangis dan meminta doa agar rumah tangganya tetap bertahan.
“Saya mohon doanya untuk teman-teman. Saya tulus dari hati saya,” ucap Eza dengan suara bergetar, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.
Aktor sinetron Cinta di Ujung Sajadah itu mengakui kesalahannya selama menjalani rumah tangga.
“Saya sebagai manusia jauh dari kata sempurna, salah saya banyak iya, dosa saya banyak iya,” ungkapnya.
Eza menuturkan bahwa ia masih memiliki banyak mimpi dan harapan bersama Meiza dan anak-anaknya. Ia berharap publik mendukung agar keluarganya tetap utuh.
“Jadi saya mohon tolong teman-teman semua di luar sana, doakan kami,” tambahnya.
Kuasa hukum Eza, Raka Daniar, menegaskan persoalan hak asuh anak menjadi fokus utama kliennya. Karena anak-anak masih di bawah umur, pihaknya mengikuti aturan yang berlaku.
“Anak-anak kan masih di bawah umur ya, jadi kita mengikuti aturan saja,” jelas Raka.
Meski begitu, ia memastikan Eza dan Meiza tetap bersama-sama merawat anak-anak mereka.
“Parenting itu berdua, mungkin hanya tempatnya saja yang berbeda, tapi komunikasi dan pengasuhan tetap berjalan,” tegasnya.
Raka mengungkapkan bahwa Eza tetap berusaha mempertahankan rumah tangganya.
“Optimis (rujuk) masih ada, ya kalau optimis itu demi kepentingan anak,” katanya.
Ia menilai proses perceraian masih panjang sehingga peluang berdamai tetap terbuka.
“Namanya hati bisa dibolak-balikkan, walaupun proses jalan tapi keputusan akhirnya seperti apa kami belum tahu. Kami tidak mau mendahului,” tutur Raka.
Tim kuasa hukum Eza juga terus menjalin komunikasi dengan pihak Meiza dan keluarga untuk mencari jalan damai.









