Padang, Aksarabrita.com – Universitas Negeri Padang menggelar Pameran Internasional Seni Rupa dan Desain bertema Convergence di Gedung Teater Tertutup Mursal Esten, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Selasa (27/10/2026). Pameran yang berlangsung pada 27–30 Oktober 2026 ini menghadirkan seniman Indonesia dan peserta dari 13 negara untuk memperkuat kolaborasi seni lintas negara.
Pameran ini mengusung semangat “Bertemu, Bertumbuh, Berkarya Bersama” dan menampilkan beragam karya seni rupa serta desain dari perupa nasional dan mancanegara.
Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dr. Feri Mulyani Hamid, menghadiri pembukaan pameran bersama Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Prof. Ermanto.
Feri Mulyani Hamid mengapresiasi penyelenggaraan pameran yang mempertemukan seniman dari berbagai negara. Menurutnya, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi kreatif sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat internasional.
Ia menilai pameran seni rupa dan desain juga mendukung upaya Pemerintah Kota Padang mengembangkan kota gastronomi. Para seniman dapat mengangkat kekayaan kuliner dan budaya lokal melalui karya seni visual yang memiliki nilai estetika dan daya tarik internasional.
“Kami sangat mengapresiasi pameran ini karena melalui tema konvergensi, UNP mempertemukan seniman dari Indonesia dan berbagai negara. Terdapat sekitar 13 negara yang berpartisipasi, di antaranya China, Malaysia, dan Nepal,” ujar Feri Mulyani Hamid.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kegiatan kreatif dan inovatif yang memperkuat perkembangan seni serta budaya daerah.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah Kota Padang siap berkolaborasi dalam mendukung kegiatan kreatif dan inovatif seperti ini, termasuk memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya Padang melalui karya seni,” tambahnya.
UNP Perkuat Kolaborasi Seni di Tingkat Internasional
Dekan FBS UNP, Prof. Ermanto, menjelaskan bahwa pameran Convergence menjadi langkah UNP untuk memperkuat eksistensi Departemen Seni Rupa sekaligus mewujudkan visi kampus sebagai universitas yang bermartabat dan berprestasi di tingkat dunia.
Ermanto mengatakan bahwa pameran ini juga menjadi bagian dari peringatan 63 tahun perjalanan Seni Rupa dan 72 tahun Universitas Negeri Padang.
“Pameran ini sejalan dengan visi UNP sekaligus menjadi bagian dari peringatan 63 tahun Seni Rupa dan 72 tahun Universitas Negeri Padang. Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas kerja sama antarseniman dan perupa, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk dalam pengembangan karya seni rupa dan desain,” tutur Ermanto.
Melalui pameran ini, UNP mempertemukan perupa internasional, seniman nasional, dan alumni kampus dalam satu ruang apresiasi. Para peserta dapat bertukar gagasan, mengeksplorasi pendekatan artistik, dan membangun jejaring profesional lintas negara.
Pameran Convergence juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mengembangkan seni rupa dan desain. Kegiatan ini memperluas wawasan seniman sekaligus mengajak masyarakat mengenal keragaman karya dan perspektif budaya dari berbagai negara. (***)

















