Home / Nasioanal / Religi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10:44 WIB

Pegawai Bea Cukai Nongkrong di Starbucks Saat Jam Kerja, Purbaya Ancam Pecat


Pegawai Bea Cukai Nongkrong di Starbucks Saat Jam Kerja, Menkeu Purbaya Meledak. Instagram Kemenkeuri

Pegawai Bea Cukai Nongkrong di Starbucks Saat Jam Kerja, Menkeu Purbaya Meledak. Instagram Kemenkeuri

Jakarta, Aksarabrita.com // Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa marah karena sejumlah pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang nongkrong di Starbucks saat jam kerja dengan seragam dinas.

Ia meledak setelah menerima aduan dari masyarakat melalui kanal “Lapor Pak Purbaya” yang rilis pada Rabu (15/10/2025). Pelapor menyebut gerombolan pegawai Bea Cukai rutin nongkrong bersama aparat berpakaian preman sambil ngobrol soal pengamanan dan penjualan aset bisnis.

“Saya baru tahu, walaupun saya sudah menggebrak-gebrak, mereka masih santai begini di bawah. Mereka tidak peduli, mereka menganggap saya main-main!” ucap Purbaya saat media briefing di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).

Purbaya langsung mengeluarkan ancaman keras. “Senin depan kalau saya masih melihat mereka nongkrong seperti ini, saya langsung pecat! Mereka bilang memecat pegawai negeri susah, saya tetap pecat! Saya buat hidupnya susah! Masa nongkrong di Starbucks pakai seragam? Tidak kira-kira!” tegasnya.

Baca Juga :  Satgas Yonif 301, Wujud Kepedulian Kesehatan Warga Nayaro

Ia memperluas ancaman itu ke seluruh pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Menurutnya, bawahan selalu mengirim laporan bagus, tetapi kondisi lapangan justru menunjukkan kebobrokan.

Purbaya membuka kanal pengaduan publik melalui WhatsApp 0822-4040-6600. Ia memastikan pegawai Bea Cukai dan Pajak tidak bisa mengintip laporan itu demi menjaga kerahasiaan pelapor.

“Mereka pikir masa jabatan menteri cuma lima tahun, habis itu mereka bisa berkuasa lagi. Saya tidak akan biarkan. Kalau Presiden mengganti saya empat tahun lagi, saya sudah mengganti kalian duluan!” katanya.

Sejak peluncuran kanal itu, Purbaya sudah menerima 15.933 pesan WhatsApp, dengan rincian: 189 aduan, 10 kasus dalam proses, 2.459 apresiasi, dan 13.285 pesan dalam tahap verifikasi.

Baca Juga :  Hari Ini Pengumuman Tahap 2: Honorer Gagal Jangan Putus Asa, Masih Ada Peluang

(Fh)

Share :

Baca Juga

Berapa THR PPPK 2026? Ini Nominal PPPK per Golongan

Nasioanal

Berapa THR PPPK 2026? Ini Nominal PPPK per Golongan

Daerah

Hesti Haris Hadirkan Sarapan Rp3.000 Untuk Masyarakat Jambi

Batang Hari

Polda Jambi Gelar Sholat Ghaib untuk Ojol Almarhum Affan Kurniawan  
Honda BeAT 150 2026 Siap Meluncur, Harga Murah

Nasioanal

Honda BeAT 150 2026 Siap Meluncur, Harga Murah

Daerah

Pengamanan Pemilu 2024 Kapolres Cek Kesiapan Perlengkapan Personilnya 

Daerah

Kementerian Koperasi Buka Rekrutmen PMO KDKMP 2025

Daerah

Bupati Kerinci Monadi Pimpin Apel Hardiknas 2025
Al Haris Tekankan Pengamanan Data Pemerintah

Daerah

Al Haris Buka Rakortek Kominfo: Tingkatkan Pemerintah Digital