Home / Nasioanal

Senin, 4 Mei 2026 - 20:12 WIB

Restitusi Diduga Bocor Rp25 T, 2 Pejabat Dicopot Purbaya

Restitusi Diduga Bocor Rp25 T, 2 Pejabat Dicopot Purbaya

Restitusi Diduga Bocor Rp25 T, 2 Pejabat Dicopot Purbaya

Jakarta, Aksarabrita.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan mencopot dua pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Keputusan ini diambil menyusul temuan dugaan kebocoran restitusi pajak yang nilainya mencapai Rp25 triliun.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersih-bersih internal dan penegakan disiplin di tubuh Kemenkeu, khususnya dalam pengelolaan restitusi pajak yang dinilai rawan penyimpangan.

Purbaya mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan investigasi terhadap sejumlah pejabat yang memiliki peran dalam pencairan restitusi pajak dalam jumlah besar.

“Saya investigasi lima orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi, hari ini dua pejabat akan saya copot,” tegas Purbaya.

Restitusi Pajak Naik Tajam

Data menunjukkan bahwa nilai restitusi pajak pada tahun 2025 mencapai Rp361,15 triliun. Angka ini mengalami kenaikan signifikan sekitar 35,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  TNI dan Petani Bersinergi: Kodim 0417/Kerinci Hadiri Panen Raya di Sungai Penuh

Lonjakan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah, terutama karena adanya indikasi kebocoran yang berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.

Langkah Tegas Bersih-bersih Internal

Purbaya menegaskan bahwa pencopotan pejabat ini bukan sekadar langkah administratif, melainkan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola keuangan negara.

Ia juga memastikan bahwa proses investigasi akan terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan adanya tindakan lanjutan terhadap pihak-pihak lain yang terlibat.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan mentolerir praktik penyimpangan, khususnya dalam sektor perpajakan yang menjadi tulang punggung penerimaan negara.

Fokus Perbaikan Sistem dan Pengawasan

Selain tindakan terhadap individu, Kemenkeu juga akan memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi terhadap mekanisme restitusi pajak.

Baca Juga :  Pasca Kapolda Berhasil Dievakuasi, Kapolsek IPTU Julisman Serahkan 1 Ekor Kambing Ke Warga

Pemerintah menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Dengan langkah tegas ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara dapat terus terjaga.

Penegasan Komitmen Pemerintah

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa pengawasan terhadap anggaran negara harus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

Purbaya menegaskan, reformasi birokrasi di lingkungan Kemenkeu akan terus diperkuat, termasuk dengan memastikan setiap pejabat bekerja sesuai aturan dan bertanggung jawab atas kewenangannya. **

Share :

Baca Juga

Cek Link Hasil Seleksi Administrasi PPPK BGN 2025 Diumumkan

Nasioanal

Cek Link, Hasil Seleksi Administrasi PPPK BGN 2025 Diumumkan

Batang Hari

5 Negara Asia Resmi Lolos ke Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
Presiden Prabowo Saksikan MoU Investasi USD38,4 Miliar di Business Summit AS

Nasioanal

Presiden Prabowo Saksikan MoU Investasi USD38,4 Miliar di Business Summit AS

Batang Hari

IPTU Yandra Kusuma Resmi Jabat Kasat Narkoba Polres Kerinci

Batang Hari

Kabar Gembira! Pemprov Jambi Kucurkan Rp 41 Miliar untuk Gaji PPPK Baru Dilantik 
Profil Fadia Arafiq Bupati Pekalongan yang Terjaring OTT KPK

Nasioanal

Profil Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Terjaring OTT KPK
Program Bahasa Indonesia Jadi Favorit di Universitas Al-Azhar

Nasioanal

Program Bahasa Indonesia Jadi Favorit di Universitas Al-Azhar

Batang Hari

PKH 2025: Program Bansos Pendidikan untuk Keluarga Kurang Mampu