Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Muaro Bungo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:43 WIB

Pemprov Jambi Bantah TKI Korban Penganiayaan Asal Bungo

Pemprov Jambi Bantah TKI Korban Penganiayaan Asal Bungo

Pemprov Jambi Bantah TKI Korban Penganiayaan Asal Bungo

Jambi, aksarabrita.com – Pemerintah Provinsi Jambi membantah kabar yang menyebut seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Bungo menjadi korban penganiayaan berat oleh majikannya di Malaysia.


Juru Bicara Pemprov Jambi sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, M.E., menegaskan informasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta.
Pemprov Jambi telah menelusuri informasi tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hasilnya, perempuan dalam video yang beredar bukan berasal dari Kabupaten Bungo.


Ariansyah mengimbau masyarakat dan insan pers agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Rekan-rekan jurnalis dan wartawan harus cek dan ricek sumber informasi. Verifikasi juga foto maupun video yang beredar karena bisa saja itu berita lama atau hasil editan,” kata Ariansyah, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga :  Shalat Idul Adha dan Jumat di Hari yang Sama, Ini Penjelasan Ulama


Ia juga meminta masyarakat mencari informasi tentang pekerja migran melalui lembaga resmi, seperti Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), BP3MI, atau Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi.
Menurutnya, verifikasi sangat penting agar informasi yang diterima masyarakat akurat dan tidak memicu keresahan.


Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat, memastikan kasus dalam video tersebut merupakan peristiwa lama.
Ia menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Rantau Pandan dan keluarga perempuan yang bersangkutan.


“Hasilnya, kasus itu terjadi sekitar dua tahun lalu. Saat ini yang bersangkutan sudah kembali bekerja di Malaysia,” ujar Taufik.
Taufik menegaskan kondisi perempuan tersebut tidak seperti yang digambarkan dalam unggahan yang kembali beredar di media sosial. (Tim)

Baca Juga :  Operasi Keselamatan 2026, Polres Kerinci Ajak Patuh Lalu Lintas

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Profil Affan Kurniawan, Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob
Mobilisasi alat berat PUPR Kota Sungai Penuh tanpa pengawalan menuai sorotan. Fery Ariasandi menilai praktik ini melanggar UU dan membahayakan keselamatan publik.

Daerah

Fery Ariasandi Soroti Alat Berat PUPR Sungai Penuh Tanpa Pengawalan
Heboh Link CCTV Inara Rusli

Hukum & Kriminal

Heboh Link CCTV Inara Rusli 2 Jam, Cek Disini

Game

Wako Alfin Bawa 4 Ranperda Baru ke DPRD: Komitmen untuk Sungai Penuh yang Lebih Baik
Ini Para Juara Padang Rancak Award 2026

Daerah

Bukan Sekadar Bersih, Ini Para Juara Padang Rancak Award 2026 

Daerah

Sekretariat DPRD MoU Kerjasama dan Gelar Jumpa Pers dengan Media

Batang Hari

TNI AD Buka Rekrutmen 24.000 Tamtama, Peminat Terus Meningkat

Batang Hari

Kabar Baik MenPAN-RB, Tegaskan Pemda Selesaikan PPPK Oktober