Home / Pemerintah

Selasa, 15 September 2026 - 18:24 WIB

Krisis BBM Makassar: Antrean Berkilometer, Pertalite Eceran Tembus Rp35 Ribu

antrean BBM Makassar

antrean BBM Makassar

Aksarabrita.com – Krisis BBM melanda Makassar, Sulawesi Selatan, dalam sepekan terakhir. Antrean kendaraan memenuhi sejumlah SPBU hingga mencapai beberapa kilometer. Kondisi itu mendorong sebagian warga membeli Pertalite dari pengecer dengan harga jauh lebih tinggi.

Harga Pertalite di tingkat pengecer bahkan mencapai Rp35 ribu per liter. Lonjakan harga tersebut menambah beban warga yang membutuhkan BBM untuk bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Antrean BBM Mengular di Sejumlah SPBU

Kelangkaan BBM membuat pengendara berbondong-bondong mendatangi SPBU. Mereka harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar.

Antrean panjang juga memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi mobilitas warga.

Baca Juga :  Smart PAI Hadir! Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI dengan Asisten AI

Pemerintah Kota Makassar menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa pada 12–19 September 2026. Pemkot juga menyesuaikan sistem kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara untuk membantu mengurangi pergerakan kendaraan di tengah antrean BBM.

Menteri ESDM Soroti Dugaan Penimbunan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap indikasi praktik penimbunan BBM. Pemerintah menemukan dugaan penggunaan kendaraan yang sudah dimodifikasi untuk menampung BBM dalam jumlah besar.

Pemerintah juga mencermati pengendara yang terus mengantre meski tangki kendaraannya belum kosong. Pola tersebut dapat memperpanjang antrean dan memperbesar tekanan terhadap pasokan di SPBU.

Dugaan penimbunan membuat pemerintah memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi agar bahan bakar tersebut tetap menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Bawa 70 Jerigen Solar Subsidi, 3 Warga Pessel Ditangkap Polisi

Ojol Dapat Pengecualian dari Aturan Ganjil-Genap

Pemerintah sempat menerapkan aturan ganjil-genap di sejumlah SPBU untuk mengurai antrean. Kebijakan tersebut kemudian mendapat protes dari pengemudi ojek online.

Pengemudi ojol meminta akses yang lebih fleksibel karena mereka mengandalkan kendaraan untuk mencari penghasilan setiap hari. Pemerintah akhirnya memberikan pengecualian bagi ojol. (***)

 

Share :

Baca Juga

Cara Cek Status Penerima PIP 2026 Pakai NIK dan NISN di HP

Pemerintah

Kemendikdasmen Buka Cara Cek PIP 2026 Online Lewat HP
RSUD Kerinci Menuju Tipe C, Monadi Awali Pembangunan

Daerah

RSUD Kerinci Menuju Tipe C, Monadi Awali Pembangunan
Silaturahmi Plus Aksi, Wako Sungai Penuh Antar Bantuan ke Solok

Daerah

Silaturahmi Plus Aksi, Wako Sungai Penuh Antar Bantuan ke Solok
Harapan Tertahan 2.000 Honorer Jambi

Pemerintah

Di Tengah Riuh SK, 2.000 Honorer di Jambi Menunggu Kepastian
Anwar Sadat Ajak Warga Pererat Kebersamaan Lewat Nobar

Daerah

Anwar Sadat Ajak Warga Pererat Kebersamaan Lewat Nobar
R2,R3 Masih Menunggu

Daerah

Data BKN Beberkan,34 Orang Paruh Waktu Sungai Penuh Terhenti
Foto Ilustrasi PPPK Dok. Diskominfo Muaro Jambi

Daerah

Kabar Gembira, Wacana PPPK Jadi PNS Kian Menguat
Erick Thohir menyerahkan SK tuan rumah PON 2028 kepada NTT, NTB, dan DKI Jakarta

Kesehatan & Olahraga

PON 2028 Digelar di Tiga Provinsi, Erick Thohir Serahkan SK Tuan Rumah