Aksarabrita.com – TNI Angkatan Darat (TNI AD) membuka penerimaan prajurit Gelombang I Tahun Anggaran 2027. Rekrutmen ini mencakup Tamtama PK TNI AD dan Bintara PK TNI AD.
Calon peserta dapat mengikuti pendaftaran melalui jalur online maupun offline mulai 1 Oktober 2026.
Pendaftaran Tamtama TNI AD
TNI AD membuka pendaftaran Tamtama PK Gelombang I TA 2027 pada 1 Oktober 2026 hingga 10 Februari 2027.
Panitia melaksanakan validasi mulai 1 Oktober 2026 hingga 12 Februari 2027. Selanjutnya, peserta mengikuti seleksi pada 15 Oktober 2026 hingga 20 Februari 2027.
Calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan. Peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Peserta harus berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun saat pembukaan pendidikan pertama pada 5 Maret 2027.
Peserta juga harus memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat. Selain itu, peserta tidak boleh kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
TNI AD juga tidak menerima anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI.
Dari sisi pendidikan, calon Tamtama harus memiliki ijazah minimal SMA/SMK/MA sederajat. Sekolah asal dapat berasal dari negeri maupun swasta yang memenuhi ketentuan akreditasi.
Peserta juga harus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama TNI AD serta pendidikan kejuruan atau lanjutan.
TNI AD menetapkan tinggi badan minimal 158 cm untuk calon Tamtama. Peserta juga harus memiliki berat badan yang seimbang sesuai ketentuan.
Pendaftaran Bintara TNI AD
TNI AD juga membuka penerimaan Bintara PK Gelombang I TA 2027.
Pendaftaran online dan offline berlangsung pada 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027. Panitia melaksanakan validasi hingga 15 Januari 2027.
Selanjutnya, peserta mengikuti seleksi pada 15 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.
Calon Bintara harus memenuhi persyaratan kewarganegaraan, keimanan dan ketakwaan, kesetiaan kepada NKRI, kesehatan jasmani dan rohani, serta ketentuan hukum yang berlaku.
Peserta harus berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun saat pembukaan pendidikan pertama pada 4 Februari 2027.
Untuk pendidikan, calon Bintara dapat menggunakan ijazah S1, D4, D3, D1, SMA/MA/SMK sederajat, termasuk Paket C sesuai ketentuan.
Bagi lulusan SMA/MA/SMK yang menggunakan nilai Ujian Nasional, peserta harus memiliki nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 37.
Sementara itu, lulusan tahun 2020 hingga 2026 harus memiliki nilai rata-rata rapor minimal 65.
Calon Bintara juga harus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama TNI AD serta pendidikan kejuruan atau lanjutan.
TNI AD menetapkan tinggi badan minimal 163 cm untuk calon Bintara. Peserta juga harus memiliki berat badan seimbang sesuai ketentuan.
Cara Daftar TNI AD 2027
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui situs resmi rekrutmen TNI AD di ad.rekrutmen-tni.mil.id.
Setelah mengisi formulir, peserta perlu mencetak formulir daftar online, blangko dinas, blangko rikmin, dan riwayat hidup.
Peserta kemudian menyiapkan dokumen untuk mengikuti proses validasi atau daftar ulang di Ajendam/Ajenrem terdekat.
Peserta yang memilih jalur offline dapat menyerahkan KTP kepada Babinsa, Koramil, atau Kodim terdekat. Petugas kemudian membantu proses pendaftaran melalui situs resmi rekrutmen TNI AD.
Setelah menyelesaikan administrasi dan validasi, peserta mengikuti tahapan seleksi sesuai jadwal.
Materi seleksi mencakup administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, serta mental ideologi dan literasi.
Calon peserta juga perlu memperhatikan jadwal pendaftaran. Panitia dapat menutup pendaftaran dan validasi sewaktu-waktu jika peserta sudah memenuhi kuota.
Catatan: Informasi ini mengacu pada poster rekrutmen yang Anda kirim. Calon peserta sebaiknya mengecek kembali informasi terbaru melalui kanal resmi rekrutmen TNI AD sebelum mendaftar. **




















