Home / Daerah / Pemerintah / Sungai Penuh

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:30 WIB

ISPU Sungai Penuh Tembus 106,08, Udara Tak Sehat

ISPU Sungai Penuh Tembus 106,08, Udara Tak Sehat

ISPU Sungai Penuh Tembus 106,08, Udara Tak Sehat

SUNGAI PENUH – Kualitas udara di Kota Sungai Penuh memburuk. Hasil pemantauan sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh pada 12–13 Oktober 2026 mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sebesar 106,08. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat.

Kondisi ini menuntut kewaspadaan masyarakat. Polusi udara dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta penderita asma dan penyakit jantung.

UPTD Laboratorium DLH Kota Sungai Penuh mencatat konsentrasi partikulat halus PM2,5 mencapai 61,18 µg/Nm³. Sementara itu, konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP) mencapai 219,82 µg/Nm³.

Angka tersebut menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap kualitas udara di Kota Sungai Penuh. Namun, DLH menegaskan bahwa data ISPU masih bersifat sementara. Proses pengolahan dan perhitungan lanjutan masih dapat mengubah hasil pemantauan.

Baca Juga :  Bupati Monadi Apresiasi Dukungan Gubernur Jambi dalam Panen Raya Padi dan Perikanan di Kerinci

Warga Perlu Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas fisik dalam waktu lama di luar ruangan selama kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat.

Anak-anak, lansia, serta penderita asma dan penyakit jantung perlu meningkatkan kewaspadaan. Kelompok ini sebaiknya menghindari aktivitas berat di luar ruangan.

Jika harus keluar rumah, warga perlu memilih aktivitas ringan dan mengambil waktu istirahat lebih sering. Penderita asma juga perlu membawa obat sesuai anjuran dokter.

Masyarakat perlu mewaspadai gejala seperti sesak napas, batuk yang memburuk, atau jantung berdebar. Jika gejala tersebut memburuk, segera cari pertolongan medis.

Gunakan Masker untuk Mengurangi Paparan Polusi

Warga sebaiknya menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah ini dapat membantu mengurangi paparan polusi udara.

Baca Juga :  Bunda PAUD Sri Kartini Dorong Sekolah Ramah Anak

Selain itu, masyarakat perlu memantau perkembangan kualitas udara dan mengikuti imbauan dari instansi terkait.

Pemerintah dan masyarakat juga perlu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Upaya pencegahan sejak dini dapat membantu menekan risiko gangguan kesehatan akibat pencemaran udara.

Karena data ISPU masih bersifat sementara, warga perlu tetap waspada dan mengikuti pembaruan informasi resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh. (**)

Share :

Baca Juga

Daerah

PLTA KMH Merangin Sepakati Kompensasi, Pembangunan Pintu Air Danau Kerinci Tetap Jalan
Murison Tekankan Pentingnya Toleransi bagi Generasi Muda

Kerinci

Murison Tekankan Pentingnya Toleransi bagi Generasi Muda

Daerah

Kejari Sungai Penuh Digeruduk! Massa Tuntut Usut Dugaan Korupsi Kades Pelayang Raya
Sunatan Massal Tanjab Barat 2026 Diikuti 250 Anak

Daerah

Sunatan Massal, Tanjab Barat Siapkan Khitan Gratis Kapan Saja
Polda Jambi Bongkar Dugaan Penyimpangan Rekrutmen Polri, Dua Personel Kena PTDH

Daerah

Polda Jambi Bongkar Dugaan Penyimpangan Rekrutmen Polri, Dua Personel Kena PTDH
Prabowo Lebih Memilih Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi (Sertikab Ri)

Nasioanal

Prabowo Lebih Memilih Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
tebo, wabup tebo, brin, brida, riset daerah, inovasi daerah, pemkab tebo, jakarta pusat, kunjungan kerja, kebijakan berbasis riset, pembangunan daerah

Daerah

Wabup Tebo Kunjungi BRIN, Perkuat Pembentukan BRIDA
Kemendikdasmen Rilis Dapodik 2026.c, Ini Update Terbaru

Nasioanal

Kemendikdasmen Rilis Dapodik 2026.c, Ini Update Terbaru