Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Nasioanal

Rabu, 23 April 2025 - 11:32 WIB

Aduh!! Kepala Sekolah Buang Bayi Hasil Perselingkuhan

Foto Ilustrasi Bayi

Foto Ilustrasi Bayi

BERITA HUKRIM— Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh peristiwa memilukan yang terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang kepala sekolah dasar berinisial CS (41) ditangkap pihak kepolisian setelah diketahui membuang bayi yang ternyata merupakan hasil dari hubungan gelapnya dengan seorang buruh serabutan berinisial S (44).

Kejadian bermula ketika warga digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di sebuah rumah kosong di Jalan Guyangan-Petanahan pada Minggu, (13/4/2025). 

S sempat berpura-pura menjadi penemu bayi dan membawanya ke rumah sang adik untuk diamankan. Namun, kecurigaan muncul saat aparat kepolisian mendalami laporan dan menemukan kejanggalan dalam kronologi S.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, fakta mengejutkan pun terkuak. Bayi tersebut ternyata adalah anak kandung dari CS dan S, hasil dari hubungan gelap yang telah berlangsung cukup lama. Berdasarkan pengakuan, CS melahirkan bayi itu sendiri di kamar mandi rumahnya, namun karena takut ketahuan dan malu, keduanya sepakat membuang sang bayi.

Baca Juga :  Kemenag Luncurkan GAS Nikah untuk Generasi Muda 

Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan pasal tentang penelantaran anak dan dapat terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Masyarakat pun menanggapi kasus ini dengan keprihatinan mendalam. Sebagai seorang kepala sekolah dan ASN, CS seharusnya menjadi contoh teladan bagi anak-anak dan masyarakat. Namun, tindakan nekat dan tidak bertanggung jawab ini justru mencederai kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Kasus ini menjadi sorotan dan memunculkan desakan agar ada evaluasi serius terhadap moralitas para tenaga pendidik, khususnya mereka yang menduduki posisi penting. Peristiwa ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga tentang bagaimana seorang pemimpin pendidikan kehilangan arah dalam menjalankan amanahnya.

Baca Juga :  Kylian Mbappé Bersinar di Piala Dunia 2026, Bawa Prancis ke Semifinal

Kini, publik menanti kejelasan proses hukum dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Karena pada akhirnya, pendidikan tidak hanya soal ilmu, tapi juga tentang keteladanan. ( ***)

Share :

Baca Juga

Nasioanal

Profil Bianca Alessia, Putri Pembawa Baki Paskibraka 2025 yang Curi Perhatian

Daerah

Gubernur Ajukan Ulang Permohonan Lahan untuk TPA Regional Kerinci Sungai Penuh
Atlet Berprestasi, Nurul Akmal Curhat Nasib PPPK Paruh Waktu

Nasioanal

Atlet Berprestasi, Nurul Akmal Curhat Nasib PPPK Paruh Waktu

Hukum & Kriminal

Setelah DPR, Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa

Daerah

Pj. Bupati ASRAF Sambut Kunjungan Kerja Kepala Kesdam II/Sriwijaya Kolonel CKM DR.dr.Krisna Murti, Sp.Bs ke Kabupaten Kerinci
Prestasi Nyata Wali Kota Sungai Penuh: Transformasi Pelayanan Kesehatan Menuju Kota Sehat

Daerah

Di Era Kepemimpinan Wali Kota Alfin, Pelayanan Kesehatan Kota Sungai Penuh Naik Kelas
Wali Kota Sungai Penuh Alfin menghadiri pembukaan Gubernur Cup Sepak Bola 2026, Rabu (14/1/2026)

Daerah

Alfin Hadir di Gubernur Cup 2026, Ada Misi Besar Sepak Bola Sungai Penuh

Daerah

Pendaki Kini Bisa Menaklukkan Gunung Kerinci Lewat Jalur Solok Selatan