Melansir unggahan akun Instagram resmi @badminton.ina, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi mengembalikan hak penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia. Keputusan ini membatalkan rencana awal turnamen yang semula akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah.
PBSI mengambil keputusan berat ini setelah menempuh diskusi internal dan pertimbangan yang matang. Federasi menyatakan bahwa kondisi yang tidak terhindarkan menghalangi kelanjutan persiapan sebagai tuan rumah. PBSI menyebut langkah ini sebagai bentuk tindakan yang penuh tanggung jawab.
PBSI juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang muncul akibat keputusan tersebut. Meskipun mengundurkan diri, PBSI tetap menghargai hubungan baik dan kerja sama yang terjalin erat dengan BWF. Mereka berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin kuat pada tahun-tahun mendatang.

Di tengah kabar ini, harapan publik tetap tertuju pada performa gemilang atlet muda Indonesia. Salah satunya adalah Alwi Farhan yang sukses memastikan tempat di babak final Daihatsu Indonesia Masters 2026. Alwi menumbangkan wakil Chinese Taipei, Chi Yu Jen, dengan skor telak 21-11 dan 21-12. Kemenangan ini sekaligus menandai final pertama Alwi pada level Super 500 dalam kariernya. (Run)









