Aksarabrita.com // Waktu berbuka puasa sering menggoda banyak orang untuk makan tanpa kendali. Rasa lapar setelah menahan diri seharian membuat porsi makanan melonjak drastis. Padahal, puasa hanya menggeser jam makan, bukan menambah kebutuhan asupan tubuh.
Ketika kamu makan berlebihan saat berbuka, tubuh langsung bekerja ekstra dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, manfaat puasa justru menghilang.
- Berat Badan Naik Tanpa Disadari
Tubuh memanfaatkan cadangan lemak sebagai sumber energi selama puasa. Namun, saat kamu membalas rasa lapar dengan makanan tinggi karbohidrat, gula, dan lemak, tubuh menyimpan kembali kelebihan kalori tersebut sebagai lemak baru. Kondisi ini membuat berat badan meningkat meski kamu menjalani puasa.
Jika kamu ingin menjaga berat badan tetap ideal, atur porsi berbuka dan sahur secara seimbang. Tinggalkan kebiasaan balas dendam karena pola ini hanya merugikan kesehatan.
- Tubuh Lemas dan Kantuk Datang Lebih Cepat
Saat kamu mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, tubuh mengalihkan banyak energi ke sistem pencernaan. Akibatnya, tubuh terasa lemas dan mata mudah mengantuk. Kondisi ini sering menurunkan konsentrasi dan mengganggu aktivitas ibadah malam seperti salat Tarawih.
Berbuka dengan porsi wajar membantu tubuh tetap segar dan bertenaga.
- Mual dan Muntah Mengganggu Aktivitas
Perut yang kosong selama berjam-jam membutuhkan adaptasi saat menerima makanan. Ketika kamu langsung makan terlalu banyak, lambung meregang secara tiba-tiba dan memicu rasa mual hingga muntah. Pola makan ini juga membuat perut terasa begah dan tidak nyaman.
Makan secara perlahan dan bertahap membantu lambung bekerja lebih optimal.
- Gangguan Pencernaan Mudah Terjadi
Sistem pencernaan yang beristirahat selama puasa memerlukan waktu untuk kembali aktif. Jika kamu langsung menyantap makanan berat, perut mudah kaget dan memicu kembung, nyeri lambung, hingga gangguan pencernaan.
Agar pencernaan tetap aman, awali berbuka dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih. Setelah salat Magrib atau sekitar dua jam kemudian, lanjutkan dengan makanan utama. Batasi juga konsumsi air berlebihan agar perut tidak terasa penuh.
Kendalikan Pola Makan agar Puasa Lebih Sehat
Makan berlebihan saat berbuka tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga mengurangi kualitas ibadah dan memicu pemborosan. Pilih menu berbuka yang seimbang, kaya gizi, serta rendah lemak, minyak, dan garam.
Dengan mengendalikan porsi dan jenis makanan, kamu bisa menjalani puasa dengan tubuh lebih sehat, energi terjaga, dan ibadah tetap maksimal.(***)
Sumber referensi https://www.halodoc.com/artikel/4-bahaya-makan-berlebihan-saat-berbuka-puasa?srsltid=AfmBOor7soWVVx80dEsgkMK2dLspXydXUV6wQMGLq8Tu5M7RXOtVcCys









