Kesehatan, Aksarabrita.com// Gagal ginjal kini menyerang banyak anak muda, bukan hanya orang dewasa atau lansia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS EMC Cikarang, Fenny Elvina Ridho, menyampaikan bahwa perubahan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat mendorong angka kasus tersebut meningkat. Ia menegaskan bahwa kerusakan ginjal berkembang perlahan dan sering tidak menunjukkan gejala awal.
“Perubahan gaya hidup, pola makan tidak sehat, serta konsumsi minuman tinggi gula dan garam membuat anak muda rentan mengalami gangguan ginjal,” ujar Fenny.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah kebiasaan sepele justru membebani ginjal. Konsumsi minuman manis dalam jumlah besar memicu resistensi insulin dan risiko diabetes. Makanan tinggi garam, penyedap, serta makanan cepat saji mendorong peningkatan tekanan darah pada usia muda.
“Anak muda sering menunda minum, kurang tidur, dan mengonsumsi obat pereda nyeri atau suplemen sembarangan. Kebiasaan ini merusak jaringan ginjal bila berlangsung lama,” jelasnya.
Kurangnya aktivitas fisik dan kebiasaan merokok juga meningkatkan risiko. Karena itu, Fenny meminta generasi muda lebih sadar menjaga kesehatan ginjal sejak dini.
Enam Cara Mencegah Gagal Ginjal di Usia Muda
Fenny merinci enam langkah yang dapat melindungi ginjal dari kerusakan:
1. Minum air putih 6–8 gelas per hari untuk membantu ginjal membuang racun.
2. Mengurangi minuman manis dan makanan tinggi garam, termasuk makanan cepat saji dan makanan kemasan.
3.Menjaga tekanan darah dan gula darah melalui pola makan seimbang dan olahraga rutin.
4. Menghindari konsumsi obat pereda nyeri berkepanjangan tanpa arahan dokter.
5. Menghentikan kebiasaan merokok dan membatasi alkohol karena dua hal tersebut mempercepat kerusakan ginjal.
6. Melakukan medical check-up secara rutin, terutama bagi yang memiliki riwayat keluarga diabetes, hipertensi, atau penyakit ginjal.
“Pencegahan menjadi langkah terbaik untuk menjaga ginjal tetap sehat,” tegas Fenny.
Gejala Awal yang Perlu Anak Muda Waspadai.
Fenny meminta masyarakat memperhatikan gejala awal berikut karena banyak pasien sering mengabaikannya:
1. Pembengkakan pada kaki dan wajah karena tubuh menahan cairan
2. Rasa lelah berlebihan
3. Perubahan warna atau jumlah urine
4. Mual, tidak nafsu makan, atau bau napas seperti amonia
5. Kulit kering dan gatal
6. Konsentrasi menurun, sering pusing, atau sakit kepala
7. Ketika seseorang merasakan gejala tersebut, Fenny menyarankan pemeriksaan kesehatan segera. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan urine, tes fungsi ginjal, dan pengecekan tekanan darah bisa membantu mendeteksi gangguan ginjal lebih awal.
“Gagal ginjal kini mengancam anak muda akibat pola hidup modern. Dengan mengenali gejala dan menerapkan pola hidup sehat, kita bisa menekan risiko kerusakan ginjal secara signifikan,” tutupnya.
(Fh)









