Home / Nasioanal / Pemerintah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

Menteri Koperasi Enggan Tanggapi Kematian Calon Manajer KDMP

Menteri Koperasi Enggan Tanggapi Kematian Lima Calon Manajer KDMP

Menteri Koperasi Enggan Tanggapi Kematian Lima Calon Manajer KDMP

MALANG – Menteri Koperasi Ferry Juliantono memilih tidak banyak memberikan tanggapan terkait meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat mengikuti latihan Pendidikan Dasar Kemiliteran di sejumlah daerah.

Saat ditemui usai menghadiri Sarasehan Nasional Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) 2026 di Pesantren Daarul Ukhuwah, Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026), Ferry menegaskan persoalan tersebut bukan menjadi kewenangannya.

“Nanti, nanti. Bukan, bukan saya, bukan di saya itu,” ujar Ferry singkat sebelum meninggalkan lokasi menggunakan mobil dinasnya.

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga meluncurkan Koperasi Sekunder MPDI.

Korban Terakhir Meninggal di Kalimantan Barat

Kasus ini kembali menjadi sorotan setelah Nola Dya Sari, calon manajer KDMP yang mengikuti pelatihan di Kalimantan Barat, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis pada Jumat (26/6/2026) pukul 21.03 WIB.

Baca Juga :  Kemenag Lantik 2.702 PPPK Tahap II Dan PPPK Paruh Waktu

Dengan meninggalnya Nola, jumlah peserta yang meninggal selama mengikuti pelatihan Pendidikan Dasar Kemiliteran calon manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai lima orang.

Ferry Tidak Menanggapi Evaluasi Pemerintah

Selain enggan membahas penyebab kematian para peserta, Ferry juga tidak memberikan jawaban saat awak media menanyakan langkah evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut.

Ia langsung mengakhiri sesi wawancara tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tindak lanjut pemerintah atas insiden tersebut.

Pembangunan KDMP Terus Berjalan

Dalam sambutannya pada Sarasehan Nasional MPDI 2026, Ferry menjelaskan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih terus menunjukkan perkembangan.

Menurutnya, sebanyak 13.000 unit telah selesai dibangun sepenuhnya, sementara lebih dari 20.000 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Baca Juga :  Seskab Beri Tiga Pesan Inspiratif kepada Mahasiswa UNP

Ferry menargetkan sekitar 30.000 bangunan, termasuk gudang, gerai, dan berbagai fasilitas pendukung Koperasi Desa Merah Putih, rampung dalam waktu dekat.

Ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Koperasi menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mengerjakan proyek tersebut. Selanjutnya, perusahaan itu bekerja sama dengan TNI guna mempercepat proses pembangunan sehingga seluruh target dapat selesai tepat waktu.

Share :

Baca Juga

Daerah

Meski Jadwal Diperpanjang, Sejumlah Instansi Belum  Usulkan Formasi PPPK Paruh Waktu
Presiden Kumpulkan Kepala Daerah Papua di Istana Negara (Dok. Setkab.RI)

Nasioanal

Presiden Kumpulkan Kepala Daerah Papua di Istana Negara

Batang Hari

Polda Jambi Gelar Rakernis Ditintelkam 2025, Kapolda Soroti Ancaman Keamanan dan Dinamika Sosial
Penyebab Stroke dan Cara Mencegahnya: Kenali Gejala dan Faktor Risikonya Sejak Dini

Nasioanal

Penyebab Stroke dan Cara Mencegahnya Cek Disini
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia

Nasioanal

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia

Batang Hari

Hukum Kurban bagi yang Mampu dalam Islam
Prabowo hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi

Nasioanal

Prabowo Bawa Tiga Pesan Utama di KTT BRICS 2026 New Delhi

Nasioanal

Desakan Mundur Menguat, Kapolri Listyo Sigit Tegaskan Siap Jika Diminta Presiden