PADANG, Aksarabrita.com – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat persiapan pelaksanaan program Digital Bansos Nasional. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang menyiapkan sebanyak 1.750 agen pendamping untuk membantu masyarakat mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Program Digital Bansos hadir untuk memastikan penyaluran bantuan pemerintah berlangsung lebih tepat sasaran melalui integrasi data kependudukan berbasis digital. Pemerintah pusat juga menetapkan Kota Padang sebagai satu dari delapan daerah di Sumatera yang menjalankan proyek percontohan atau pilot project program tersebut.
Kepala Disdukcapil Kota Padang, Ances Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh implementasi program nasional tersebut. Disdukcapil juga menjadikan penggunaan IKD sebagai syarat utama akses bantuan sosial.
Menurut Ances, penggunaan IKD memungkinkan proses verifikasi penerima bantuan berlangsung secara real-time sehingga pemerintah dapat menekan potensi data ganda maupun kesalahan sasaran penerima bansos.
“Program ini bertujuan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak. IKD membantu proses verifikasi berjalan cepat, akurat, dan terintegrasi,” ujar Ances, Jumat (15/5/2026).
Disdukcapil Kota Padang juga memegang peran strategis sebagai koordinator wilayah dalam pelaksanaan proyek percontohan tersebut. Para agen pendamping nantinya bergerak hingga tingkat RT dan RW untuk membantu masyarakat memahami serta mengaktifkan IKD.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menggelar rapat koordinasi bersama tim lintas kementerian di Rumah Dinas Wali Kota Padang pada 24 April 2026. Pertemuan itu melibatkan perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Bank Indonesia.
Dalam rapat tersebut, Maigus Nasir menekankan bahwa digitalisasi data menjadi langkah penting untuk memperbaiki validitas data kemiskinan di lapangan. Pemerintah Kota Padang menargetkan peluncuran resmi program Digital Bansos berlangsung pada Oktober 2026. (***)





