Home / Nasioanal / Religi

Senin, 29 September 2025 - 09:54 WIB

Pemerintah Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis. Dok foto kemenses

Pemerintah Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis. Dok foto kemenses

BERITA  JAKARTA // Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti Kejadian Luar Biasa (KLB) di sejumlah lokasi Program Prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penguatan tata kelola program untuk menjamin keselamatan anak-anak Indonesia. (29/9/35)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memimpin rapat koordinasi bersama para menteri dan pimpinan lembaga guna merumuskan langkah konkret perbaikan MBG. “Bapak Presiden sangat serius menangani masalah ini. Keselamatan anak menjadi prioritas utama. Insiden ini menyangkut generasi penerus bangsa,” tegas Zulkifli di kantor Kementerian Kesehatan.

Pemerintah menetapkan enam langkah strategis. Pertama, menutup sementara Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) bermasalah dan melakukan evaluasi menyeluruh. Kedua, mengevaluasi disiplin, kualitas, serta kemampuan juru masak di seluruh SPPG. Ketiga, memperbaiki sanitasi, khususnya kualitas air dan pengelolaan limbah dengan pengawasan nasional.

Baca Juga :  Bolehkah Memakan Daging Kurban Sendiri? Ini Penjelasan Ulama Beserta Dalilnya

Langkah keempat, melibatkan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat pelaksanaan MBG. Kelima, mewajibkan setiap SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai syarat mutlak. “SLHS kini wajib. Tanpa sertifikat itu, risiko kejadian serupa bisa terulang. Kami tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi,” ujar Zulkifli.

Pemerintah juga menugaskan Kemenkes, Kemendagri, dan Kementerian Dikdasmen untuk mengoptimalkan peran Puskesmas dan UKS dalam pemantauan rutin MBG di daerah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan percepatan penerbitan SLHS. “Kami menargetkan seluruh dapur MBG memperoleh sertifikat ini dalam waktu satu bulan. Pemerintah daerah bersama Badan Gizi Nasional akan mengawasi pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan,” jelas Budi.

Baca Juga :  PPPK Bermasalah, BKN Instruksikan Pembatalan SK

Pemerintah menjadwalkan rapat koordinasi lanjutan pada Rabu depan untuk mengevaluasi progres perbaikan. Kemendagri juga akan menggelar rapat teknis dengan kepala daerah, kepala dinas pendidikan, dan kepala dinas kesehatan, bersama Menkes, Menteri Dikdasmen, serta pimpinan BGN.

Share :

Baca Juga

Daerah

Istri Pemuka Agama Lapor Polisi, Suami Diduga Nikah Lagi
Update Korban bencana Sumbar, Pemprov percepat pencarian dan pemulihan.

Religi

Update Korban bencana Sumbar, Pemprov percepat pencarian dan pemulihan.

Daerah

Motif Pengoroyokan Prada Lucky Chepril Saputra Namo

Batang Hari

Cinta Terlarang Istri Seorang Perwira Polisi di RSUP M. Djamil Padang

Hukum & Kriminal

Kebijakan PA Jaktim Dinilai Tutup Akses Publik soal Kasus Ustadz Zainal Abidin

Daerah

Wabup Murison Dorong Penerapan Muatan Lokal Bahasa Kerinci
Wamenkop Tekankan Pentingnya Inventarisasi Aset Koperasi Desa

Nasioanal

Wamenkop Tekankan Pentingnya Inventarisasi Aset Koperasi Desa
Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Tepat Sasaran di Bogor

Nasioanal

Mensos Tegaskan Bansos Presiden Prabowo Tepat Sasaran