Kesehatan, Aksarabrita.com // Ada beberapa penyebab stroke, salah satunya adalah pecahnya pembuluh darah di otak. Kondisi ini sangat berbahaya dan bisa mengancam nyawa bila tidak mendapatkan penanganan cepat. Untuk menurunkan risiko stroke, Anda perlu mengetahui penyebab dan cara mencegahnya.
Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terhambat karena pembuluh darah tersumbat atau pecah. Ketika aliran darah berhenti, otak kekurangan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel otak mulai mati. Meski lebih sering menyerang orang dewasa atau lansia, stroke juga bisa terjadi pada anak-anak.
Secara umum, stroke terbagi menjadi dua jenis: stroke hemoragik dan stroke iskemik. Stroke hemoragik muncul karena pembuluh darah di otak pecah, sedangkan stroke iskemik terjadi karena penyumbatan pembuluh darah.
Beberapa faktor yang bisa memicu penyempitan atau pecahnya pembuluh darah antara lain:
1. Tekanan darah tinggi
Hipertensi menjadi penyebab stroke yang paling sering terjadi. Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat merusak arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak hingga akhirnya pecah atau tersumbat.
2. Kolesterol tinggi
Kolesterol yang tinggi memicu penumpukan plak pada dinding pembuluh darah dan menyebabkan aterosklerosis. Plak yang menumpuk dapat menyumbat aliran darah dan memicu stroke.
3. Diabetes
Kadar gula darah yang tinggi merusak dinding pembuluh darah. Ketika kondisi ini terjadi, darah lebih mudah menggumpal dan membentuk sumbatan yang meningkatkan risiko stroke.
4. Aneurisma otak
Aneurisma menyebabkan dinding pembuluh darah melemah. Pembuluh darah yang rapuh berisiko pecah kapan saja dan memicu stroke hemoragik.
5. Aritmia
Gangguan irama jantung mengacaukan aliran darah masuk dan keluar dari jantung. Kondisi ini membuat darah menggumpal, lalu gumpalan tersebut bisa bergerak ke otak dan menyumbat pembuluh darah.
Kebiasaan merokok, obesitas, cedera kepala berat, penyakit jantung, dan penyakit arteri perifer juga dapat meningkatkan risiko stroke.
Penanganan stroke membutuhkan waktu yang cepat dan tepat. Karena itu, Anda perlu mengenali gejala awalnya. Kementerian Kesehatan RI memperkenalkan slogan “SEGERA KE RS” sebagai panduan mengenali tanda awal stroke:
- Senyum tidak simetris
- Energi atau gerak separuh tubuh tiba-tiba melemah
- Gangguan bicara (pelo atau sulit berbicara)
- Elusan terasa kesemutan di separuh tubuh
- Rabun atau pandangan satu mata kabur mendadak
- Atak sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba
- KE RS — segera bawa ke rumah sakit
Selain mengenali gejala, Anda juga bisa mencegah stroke dengan langkah CERDIK:
- Cek kesehatan secara rutin
- Enyahkan asap rokok
- Rajin aktivitas fisik
- Diet seimbang
- Istirahat cukup
- Kelola stres










