Home / Nasioanal

Rabu, 9 Juli 2025 - 11:40 WIB

PPATK Temukan Ribuan NIK Pengguna Judi Online: Pemerintah Siap Cabut Bansos 

PPATK Temukan Ribuan NIK Pengguna Judi Online: Pemerintah Siap Cabut Bansos: ilustrasi judi online

PPATK Temukan Ribuan NIK Pengguna Judi Online: Pemerintah Siap Cabut Bansos: ilustrasi judi online

Aksarabrita.com, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menanggapi temuan mengejutkan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mengungkap bahwa 571.410 penerima bantuan sosial (bansos) terindikasi melakukan transaksi judi online.

Data tersebut diperoleh dari hasil pemadanan antara 28,4 juta NIK penerima bansos dan 9,7 juta NIK yang terlibat transaksi judi online, yang dilakukan melalui kerja sama antara PPATK dan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Jumlah transaksinya mencapai 7,5 juta kali dengan nilai mencapai Rp957 miliar. Dan itu baru dari satu bank. Kalau kami kembangkan, datanya bisa lebih besar lagi,” ungkap Deputi Humas PPATK, Natsir Kongah, dikutip dari Liputan6.com.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi penyalahgunaan bansos.

Baca Juga :  RSUD H. Bakri Kota Sungai Penuh Raih Akreditasi Utama

“Kalau ketahuan main judi online, bansosnya akan langsung dicabut. Tidak peduli latar belakang ekonomi penerima,” tegas Cak Imin.

Senada, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan verifikasi lapangan, edukasi penerima, dan evaluasi data untuk menindak lanjuti temuan PPATK.

Meski demikian, sejumlah pihak menyoroti kemungkinan adanya penyalahgunaan data NIK. Politisi PKB, Maman Imanul Haq, mengingatkan perlunya kehati-hatian sebelum mencabut hak bansos.

“Bisa saja NIK penerima bansos digunakan oleh orang lain. Verifikasi dan validasi harus dilakukan agar tidak terjadi ketidakadilan,” ujar Maman

Kemensos bersama PPATK dan Kominfo berencana: mengintegrasikan data lintas lembaga, memperkuat sistem deteksi transaksi mencurigakan di perbankan, memblokir ribuan situs judi ilegal, memberikan literasi finansial dan sosialisasi bahaya judi digital, dan mendorong rehabilitasi bagi pelaku kecanduan judi.

Baca Juga :  Taufik Hidayat Ditangkap, Begini Cara Polisi Memburu DPO

Share :

Baca Juga

Masa Depan PPPK: Kontrak Lebih Panjang, Kompetensi Jadi Kunci

Nasioanal

Sinyal Kuat dari Prabowo: PPPK Berpeluang Naik Status Jadi PNS

Batang Hari

Jambi Heboh Dwi Hartono Crazy Rich Jadi Tersangka Pembunuhan Kepala Cabang Bank BRI
Atlet Angkat Besi Nurul Akmal Dilantik PPPK Paruh Waktu

Nasioanal

Atlet Angkat Besi Nurul Akmal Dilantik PPPK Paruh Waktu

Daerah

Kapolri Ganti Kapolda Jambi dan Sejumlah Pejabat Utama

Nasioanal

Awal Musim Hujan 2025/2026 Lebih Cepat, Begini Peta Risiko Menurut BMKG
Menkeu Purbaya Tetapkan Rencana Redenominasi: Rp1.000 Jadi Rp1

Nasioanal

Menkeu Purbaya Tetapkan Rencana Redenominasi: Rp1.000 Jadi Rp1

Daerah

Wawako Azhar Dampingi Gubernur Haris Tinjau Dapur MBG di Sungai Penuh
Pemain Timnas Indonesia Dapat Bonus Rp11,63 Miliar

Kesehatan & Olahraga

Pemain Timnas Indonesia Dapat Bonus Rp11,63 Miliar