JAMBI, Aksarabrita.com – Massa Aliansi Rakyat Jambi Marah menggeruduk Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (8/10/2026) siang. Mereka mendesak pemerintah segera menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang melanda Provinsi Jambi.
Massa menuntut Gubernur Jambi, Al Haris, bertanggung jawab atas penanganan karhutla. Mereka menilai pemerintah perlu mengambil langkah nyata untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap bagi masyarakat.
Selain itu, massa menyoroti anggaran Rp30 miliar yang disebut berasal dari pemerintah pusat untuk penanganan karhutla di Provinsi Jambi.
Mereka mendesak pemerintah membuka informasi penggunaan anggaran tersebut secara transparan. Massa ingin mengetahui alokasi dana dan langkah konkret pemerintah dalam mengatasi karhutla.
Melalui aksi tersebut, Aliansi Rakyat Jambi Marah mendorong pemerintah daerah bertindak lebih serius. Mereka juga meminta pemerintah menjelaskan penggunaan anggaran agar masyarakat dapat mengawasi penanganan karhutla di Provinsi Jambi. (**)




















