Home / Daerah / Sungai Penuh

Kamis, 9 April 2026 - 14:48 WIB

Dinkes Sungai Penuh Optimalkan Skrining Pra Nikah Demi Cegah Stunting

Dinkes Sungai Penuh Optimalkan Skrining Pra Nikah Demi Cegah Stunting

Dinkes Sungai Penuh Optimalkan Skrining Pra Nikah Demi Cegah Stunting


Sungai Penuh, Aksarabrita.com – Upaya menekan angka stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sungai Penuh resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin (catin), Kamis (9/4/2026).


Penandatanganan berlangsung di ruang Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. Langkah ini menjadi bentuk nyata sinergi antarinstansi untuk meningkatkan kesiapan kesehatan pasangan sebelum memasuki pernikahan.
Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gusnardi, SKM., M.M., dan Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh, H. Hardiman, S.Ag., M.M. Kegiatan ini juga dihadiri Kasi Bimas Islam, para Kepala KUA Kecamatan, serta Ketua IPARI Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Resmi Teken MoU, Pemkot Sungai Penuh Kolaborasi dengan Kejari, Fokus Tata Kelola Bersih


Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh, H. Hardiman, menegaskan pentingnya kerja sama ini. Menurutnya, calon pengantin harus siap secara mental, spiritual, dan kesehatan.


“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan calon pengantin memiliki bekal yang utuh. Tidak hanya pemahaman agama, tetapi juga kesiapan kesehatan untuk membangun keluarga berkualitas,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi,SKM., MM, menekankan pentingnya edukasi kesehatan sebagai langkah awal pencegahan stunting sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Ia menjelaskan, pembinaan calon pengantin tidak hanya fokus pada kehidupan rumah tangga, tetapi juga pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum menikah.


“Pemeriksaan meliputi tes fisik, pemeriksaan darah dan urin, serta deteksi penyakit menular seperti HIV, sifilis, dan hepatitis B (HBsAg). Ini penting agar pasangan siap membangun keluarga sehat,” jelasnya.

Baca Juga :  MenPAN-RB: Daerah yang Tak Kirim Usulan PPPK Paruh Waktu 2025 Akan Tertinggal


Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menekan stunting dari hulu, yakni dengan memastikan kesehatan calon orang tua sejak sebelum menikah.


Dengan adanya MoU ini, layanan bagi calon pengantin di Kota Sungai Penuh diharapkan semakin terintegrasi. Pemerintah pun optimistis langkah ini dapat melahirkan generasi yang lebih sehat serta mewujudkan keluarga sakinah, sehat, dan sejahtera. (JV)

Share :

Baca Juga

Gubernur Cup Provinsi Jambi 2026 Sungai Penuh Vs Tanjab Timur

Daerah

Gubernur Cup 2026, Kota Sungai Penuh Tundukkan Tanjab Timur

Daerah

Banjir Rendam Denpasar, Warga Dievakuasi dari Jalan Pulau Misol
Presiden Prabowo Bahas Stimulus Ekonomi Baru

Daerah

Prabowo Gelar Rapat di Kertanegara, Bahas Stimulus Ekonomi Baru
Viral, Guru SMK Tanjab Timur Dikeroyok Siswa

Daerah

Viral, Guru SMK Tanjab Timur Dikeroyok Siswa 

Daerah

Bupati Adirozal Hadiri Acara Deean Pengurus PPNI Periode 2023-2028

Daerah

H Mashuri: Mari Berpegang Teguh Pada Ajaran Rasullullah. PemkabMerangin Peringati Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW
Polres Kerinci Tangkap Enam Remaja Kasus Kekerasan Anak Bersajam

Daerah

Polres Kerinci Tangkap Enam Remaja Kasus Kekerasan Anak Bersajam

Daerah

Berburu Saldo DANA Gratis hingga Rp1.000.000: Kumpulan Link DANA Kaget Terbaru Edisi Hari Ini