Home / Daerah / Religi / Tanjung Jabung Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:04 WIB

Viral, Guru SMK Tanjab Timur Dikeroyok Siswa 

Viral, Guru SMK Tanjab Timur Dikeroyok Siswa

Viral, Guru SMK Tanjab Timur Dikeroyok Siswa

Viral, Aksarabrita.com // Kasus pengeroyokan terhadap seorang guru di SMK Negeri 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, membuka persoalan serius di lingkungan sekolah. Agus Saputra, guru di sekolah tersebut, mengungkap bahwa insiden pengeroyokan muncul sebagai puncak dari perundungan yang ia alami selama bertahun-tahun.

Agus menjelaskan, para siswa terus melontarkan perundungan verbal selama dua hingga tiga tahun terakhir. Hampir seluruh siswa laki-laki dalam satu kelas ikut melakukan tindakan tersebut.

“Bukan satu atau dua orang. Hampir satu kelas melakukan itu kepada saya,” ujar Agus, Rabu (14/1/2026).

Selama sekitar 15 tahun mengajar, Agus memilih bertahan dan menahan diri. Ia berharap situasi berubah seiring pergantian siswa setiap tahun. Namun, perundungan tetap berulang dengan pola yang sama.

Baca Juga :  Safari Jumat, Wako Alfin Tekankan Kebersihan dan Pendidikan

“Kalau hanya satu atau dua minggu mungkin masih bisa ditoleransi. Tapi ini terjadi bertahun-tahun. Murid berganti, perlakuannya tetap,” katanya.

Puncak Kejadian di Sekolah

Situasi memuncak pada Selasa lalu. Agus mengambil tindakan tegas terhadap seorang siswa sebagai bentuk pembinaan. Dalam momen itu, ia mengakui sempat menampar siswa tersebut.

Agus menegaskan, sepanjang kariernya sebagai pendidik di SMK Negeri 3 Berbak, ia baru pertama kali melakukan tindakan tersebut.

“Ini kejadian pertama seumur hidup saya mengajar,” ucapnya.

Tak lama setelah itu, suasana berubah ricuh. Sejumlah pihak kemudian mengeroyok Agus hingga ia mengalami kekerasan. Video kejadian itu menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Rapat Hibah Lahan Sekolah Nasional Terintegrasi

Melapor ke Diknas Provinsi Jambi

Setelah kejadian tersebut, Agus bersama keluarganya mendatangi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Ia melaporkan peristiwa pengeroyokan itu sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan terhadap institusi tempatnya mengabdi.

“Saya bagian dari dinas pendidikan. Pimpinan harus mengetahui kejadian ini,” ujarnya.

Agus berharap semua pihak melihat kasus ini secara utuh. Ia meminta perhatian tidak hanya tertuju pada satu insiden, tetapi juga pada perundungan yang ia alami selama bertahun-tahun hingga akhirnya memicu konflik.

“Saya sudah berusaha bertahan. Tapi kejadian kemarin benar-benar sudah melampaui batas,” pungkasnya. (Tim)

Share :

Baca Juga

Bupati Anwar Sadat Serahkan Bedah Rumah di Bram Itam

Daerah

Bupati Anwar Sadat Serahkan Bedah Rumah di Bram Itam
Pj Sekda Tebo Lepas Kafilah MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi

Daerah

Pj Sekda Tebo Lepas Kafilah MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi

Batang Hari

Sambut Iduladha dengan Amalan Penuh Makna

Daerah

Gebyar PAUD 2025 Meriah, Bupati Kerinci Tegaskan Komitmen Lindungi Anak

Nasioanal

Pemerintah Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Tinjau MPLS Tingkat SD dan PAUD di Sungai Penuh
Bupati Muaro Jambi Beri Penghargaan Siswa Berprestasi O2SN

Daerah

Bupati Muaro Jambi Beri Penghargaan Siswa Berprestasi O2SN

Daerah

Tiga Anggota Polisi Dipecat, Polres Sarolangun Tegaskan Komitmen Penegakan Disiplin