Home / Nasioanal / Pemerintah

Jumat, 14 November 2025 - 14:52 WIB

Sjafrie Sjamsoeddin Bertemu Yordania Bahas Pengiriman 20 Ribu Pasukan TNI ke Gaza

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Yousef Ahmed Al-Hunaiti di Kantor Kemhan, Jakpus hari ini (14/11). Foto Jawapos

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Yousef Ahmed Al-Hunaiti di Kantor Kemhan, Jakpus hari ini (14/11). Foto Jawapos

Jakarta, Aksarabrita.com // Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima Panglima Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Yousef Ahmed Al-Hunaiti di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11). Selama satu jam, keduanya membahas rencana pengiriman 20 ribu pasukan TNI ke Gaza untuk menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian.

Sjafrie menilai Yordania memainkan peran penting dalam upaya Indonesia memasuki wilayah Gaza. Ia mencontohkan koordinasi militer Yordania saat Indonesia melakukan airdrop bantuan kemanusiaan dari udara beberapa waktu lalu.

“Kita menunggu peluang terbaik bagi Indonesia untuk berperan di Gaza, mengikuti inisiatif Presiden Amerika Serikat yang akan Presiden Prabowo bahas bersama King Abdullah II,” ujar Sjafrie.

Indonesia menyiapkan dua jalur pengerahan pasukan: kerja sama langsung dengan Amerika Serikat atau mandat langsung dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga :  Wako Alfin Ajak BKMT Kota Sungai Penuh Jadikan Peduli Lingkungan Sebagai Dakwah Islam

Kementerian Luar Negeri menjadwalkan Raja Yordania Abdullah II berkunjung ke Indonesia pada 14–15 November 2025.  “Kita menunggu tindak lanjut dari seluruh persiapan diplomasi untuk menghentikan perang dan membuka jalan damai di Gaza,” tegas Sjafrie.

Sjafrie menegaskan komitmen Indonesia untuk terlibat aktif menghentikan krisis kemanusiaan di Gaza serta memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Indonesia berkepentingan menjalankan misi perdamaian, baik melalui PBB maupun melalui inisiatif Presiden AS. Kita menunggu hasil pembahasan pemimpin kedua negara sebagai dasar pengiriman pasukan dalam waktu dekat,” katanya. (Fh)

Share :

Baca Juga

Pesantren Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya

Pemerintah

Pesantren Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya
R2,R3 Masih Menunggu

Daerah

Data BKN Beberkan,34 Orang Paruh Waktu Sungai Penuh Terhenti
Beasiswa Penuh! Prabowo Buka SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

Nasioanal

Beasiswa Penuh! Prabowo Buka SMA Taruna Nusantara

Batang Hari

Striker Liverpool Diogo Jota Meninggal Dunia, Kecelakaan Maut di Spanyol
Menpora Erick Apresiasi Bhinneka Run, Penyandang Disabilitas Ikut Berlari

Kesehatan & Olahraga

Menpora Erick Apresiasi Bhinneka Run Penyandang Disabilitas Ikut Berlari

Game

Wali Kota Alfin dan Tokoh Adat Berkurban di Masjid Al Akbar,  Masyarakat Terbantu

Daerah

Kadis Kominfo Provinsi Tampil Inovatif, Kenalkan AI di Depan KIM
Berhasil Tumpas OPM, 52 Prajurit Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Daerah

Berhasil Tumpas OPM, 52 Prajurit Kenaikan Pangkat Luar Biasa