Terungkap Awal Mula Penyiksaan Prada Lucky Sebelum Meninggal Dunia

Terungkap Awal Mula Penyiksaan Prada Lucky Sebelum Meninggal Dunia

Terungkap Awal Mula Penyiksaan Prada Lucky Sebelum Meninggal Dunia

BERITA VIRAL // Suasana duka menyelimuti keluarga besar Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), prajurit Yonif TP 834/WM Nagekeo, yang meninggal dunia usai diduga mengalami penganiayaan berulang dari para seniornya di barak TNI, Rabu (6/8/2025).

Lucky yang berasal dari Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, NTT, sempat tinggal di rumah ibu angkatnya, Iren, di Kampung Lego, RT17, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Menurut keterangan sang kakak, Lusy Namo, adiknya mengalami penyiksaan sejak beberapa waktu lalu hingga akhirnya memilih kabur ke rumah orang tua asuhnya.
“Orang tua asuh sempat mengobati luka di tubuh Lucky,” kata Lusy

Namun, upaya untuk menyelamatkan Lucky tak bertahan lama. Para seniornya menjemputnya kembali ke barak.
“Selama satu pekan setelah itu, Lucky kembali mengalami penyiksaan setiap hari. Dia sempat telepon saya, bilang sering dipukul. Setelah itu komunikasi terakhir terjadi 27 Juli 2025,” ungkap Lusy.

Baca Juga :  Program Bahasa Indonesia Jadi Favorit di Universitas Al-Azhar

Ibu angkatnya, Iren, juga membenarkan bahwa pada suatu hari sekitar 10 orang rekan dan senior datang menjemput Lucky.
“Saya kasih makan siang Lucky, kasih obat, lalu mereka bawa pulang lagi ke batalyon. Setelah itu saya tidak tahu lagi kabarnya,” jelas Iren, Sabtu (16/8/2025).

Kabar duka pun datang tidak lama berselang. Kematian Prada Lucky meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, baik kandung maupun angkat.
“Walaupun memang belum waktunya untuk pergi, itu sudah kehendak Tuhan. Tapi kami berharap ada keadilan untuk Lucky dan keluarga,” tutur Iren dengan nada lirih.

Share :

Baca Juga

wawako sungai penuh hadiri HUT ke-60 Kabupaten Bungo

Daerah

HUT ke-60 Kabupaten Bungo, Wawako Sungai Penuh Ajak Perkuat Kerja Sama
Balek Kalahek Tempurung Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya di Sungai Penuh

Daerah

Balek Kalahek Tempurung Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Sungai Penuh
Empat Situs Geologi Sungai Penuh Resmi Jadi Kawasan Cagar Alam Geologi

Daerah

Empat Situs Geologi Sungai Penuh Resmi Jadi Kawasan Cagar Alam Geologi
Gunardi saat menerima penghargaan acara peringatan HKN ke 61 Kota Sungai Penuh

Daerah

Ini Sosok Terkuat Calon Kepala Dinas Kesehatan Sungai Penuh

Batang Hari

Remaja Cantik Auara Cinta Terbongkar, Ternyata Bukan Remaja Sembarangan
LKPD 2025 Disetujui DPRD, Wali Kota Alfin Apresiasi Sinergi Seluruh Fraksi

Daerah

LKPD 2025 Disetujui DPRD, Wali Kota Alfin Apresiasi Sinergi Seluruh Fraksi

Daerah

Pj Bupati Kerinci ASRAF Tutup Turnamen Badminton Antar OPD
Tri Saswandi Resmi Jadi Wakil Ketua I STKIP

Daerah

Tri Saswandi Resmi Jadi Wakil Ketua I STKIP