https://aksarabrita.com/Sungaipenuh, Aksarabrita.com // Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, membuka Seminar Muatan Lokal Budaya Daerah yang berlangsung di Hotel Grand Kerinci. Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh ini menghadirkan peserta dari berbagai unsur, mulai dari Anggota DPRD Kota Sungai Penuh Maswan, akademisi perguruan tinggi, budayawan, sejarawan, hingga guru SD dan SMP.
Seminar tersebut menjadi forum untuk merumuskan pengembangan buku pelajaran yang berisi kekayaan budaya Kota Sungai Penuh—nilai tradisi, bahasa, sejarah, hingga kearifan lokal—yang nantinya akan digunakan sebagai materi pembelajaran pada jenjang sekolah dasar hingga menengah.
Azhar menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Lebih dari itu, sekolah perlu menjadi ruang untuk mengenalkan jati diri dan akar budaya daerah kepada generasi muda.
“Anak-anak harus tahu siapa mereka dan dari mana mereka berasal. Budaya daerah adalah identitas yang harus kita rawat,” ujar Azhar di hadapan peserta.
Menurutnya, muatan lokal tidak hanya memberi pemahaman mengenai sejarah Sungai Penuh, tetapi juga membuka peluang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas di bidang seni dan budaya.
“Dengan mengenal budaya, mereka memiliki karakter dan kebanggaan sebagai anak Sungai Penuh,” tambahnya.
Azhar menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan serta seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai seminar ini menjadi langkah konkret untuk memastikan nilai budaya lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Seminar ini bukan sekadar kegiatan, tetapi investasi bagi masa depan generasi kita,” tutup Azhar. (JV)






