BERITA SUNGAI PENUH // Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menunjukkan komitmen dalam upaya pencegahan banjir melalui program normalisasi sungai. Beberapa sungai yang menjadi fokus pengerjaan antara lain Sungai Bungkal, Muara Jaya, Air Sempit, dan Batang Merao.
Program ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman banjir.
Normalisasi dilakukan untuk:
- Mengurangi risiko banjir di wilayah rawan.
- Meningkatkan kapasitas aliran sungai agar lebih lancar.
- Memulihkan fungsi sungai secara optimal.
Langkah teknis yang dilakukan meliputi pengerukan, pelebaran, pendalaman sungai, perapian aliran, serta penguatan tebing.
Sebelumnya, Wali Kota Sungai Penuh telah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR dan meminta dukungan penuh dari Pemerintah Pusat. Saat ini, Dinas PUPR Kota Sungai Penuh bersama PU Provinsi Jambi serta Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI terus bersinergi melaksanakan normalisasi.
Selain pengerjaan fisik, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai karena dapat menghambat aliran air.
“Normalisasi ini adalah langkah nyata dan konkrit. Kita ingin Sungai Penuh lebih aman dari risiko banjir. PUPR telah kami instruksikan untuk memperhatikan normalisasi sungai dan kebersihan aliran air,” ujar Wali Kota.






