JAKARTA – Sebanyak 10 perwira bintang empat TNI-Polri menduduki jabatan strategis di lingkungan militer dan pemerintahan. Mereka terdiri atas empat perwira TNI Angkatan Darat (AD), tiga Polri, dua TNI Angkatan Udara (AU), dan satu TNI Angkatan Laut (AL).
Daftar ini mencakup perwira yang masih berdinas aktif. Beberapa di antaranya bertugas di kementerian dan lembaga pemerintah, selain menjalankan tanggung jawab di lingkungan militer dan kepolisian.
Pelantikan dua Wakil Menteri Pertahanan pada 15 Oktober 2026 turut menarik perhatian publik. Penempatan tersebut menambah daftar perwira tinggi TNI yang mengemban tugas di lingkungan pemerintahan.
Empat Jenderal TNI AD Duduki Jabatan Strategis
TNI Angkatan Darat menyumbang empat perwira berpangkat jenderal bintang empat. Mereka mengemban jabatan penting dalam kepemimpinan militer dan bidang pertahanan.
Berikut daftar perwira TNI AD tersebut:
- Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI.
- Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Panglima TNI.
- Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
- Jenderal Richard Tampubolon, Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
Keempat perwira tersebut menjalankan tugas dengan lingkup tanggung jawab berbeda. Mereka menangani kepemimpinan TNI, pembinaan matra darat, serta pengembangan strategi pertahanan.
Tiga Jenderal Polri Mengemban Jabatan Strategis
Polri memiliki tiga perwira berpangkat jenderal bintang empat dalam daftar tersebut. Mereka menjalankan tugas di kepolisian dan lembaga pemerintahan.
Berikut nama dan jabatan mereka:
- Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kapolri.
- Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan.
- Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Ketiganya menjalankan tugas dengan fokus berbeda. Bidang tanggung jawab mereka meliputi kepemimpinan kepolisian, dukungan pemerintahan, dan reforma agraria.
Dua Marsekal TNI AU Mengemban Jabatan Penting
TNI Angkatan Udara memiliki dua perwira berpangkat marsekal bintang empat. Keduanya menjalankan tugas di lingkungan TNI AU dan Kementerian Pertahanan.
Mereka adalah Marsekal Mohamad Tonny Harjono, Kepala Staf TNI Angkatan Udara, serta Marsekal Yusuf Jauhari, Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
Kedua perwira tersebut menangani bidang berbeda. Tonny Harjono memimpin TNI AU, sedangkan Yusuf Jauhari menangani urusan logistik, industri pertahanan, dan teknologi.
TNI AL Diwakili Satu Laksamana
TNI Angkatan Laut memiliki satu perwira bintang empat dalam daftar tersebut. Sosok itu adalah Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Laut.
Dengan demikian, daftar ini mencakup perwira dari tiga matra TNI dan Polri. Mereka menjalankan tugas strategis di lingkungan militer, kepolisian, serta lembaga pemerintahan.
Status Dinas Aktif Menjadi Dasar Penghitungan
Penghitungan 10 perwira ini mengacu pada status dinas aktif dan jabatan masing-masing. Redaksi perlu memeriksa data terbaru melalui sumber resmi TNI, Polri, dan lembaga pemerintah terkait.
Langkah tersebut membantu menjaga akurasi informasi. Selain itu, redaksi perlu memastikan daftar ini tidak mencakup perwira yang telah memasuki masa purnawirawan. (**)




















