Lhokseumawe, Aksarabrita.com // Tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Lhokseumawe dan Jatanras Polda Aceh menangkap tersangka penembakan Muhammad Nasir, penjual bakso asal Kota Lhokseumawe. Polisi meringkus pelaku berinisial AG, warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, di sebuah rumah persembunyian di Kabupaten Bireuen pada Kamis, 11 November 2025 pukul 06.15 WIB. Ia berencana melarikan diri ke luar negeri.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan menyampaikan bahwa AG menyiapkan rencana melarikan diri ke luar negeri setelah melakukan penembakan. Polisi juga menyita mobil yang ia persiapkan sebagai sarana pelarian.
“Pelaku berencana kabur ke luar negeri setelah melakukan penembakan. Mobil yang disiapkan untuk pelarian juga sudah kami amankan,” ujar Ahzan saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis, 13 November 2025.
Polisi menjerat AG dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan serta Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal.
Ahzan menjelaskan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan AG menembak korban dua kali dengan senjata api laras pendek dan mengenai bagian tangan serta bawah dagu. Polisi menemukan dua selongsong peluru di lokasi kejadian dan mengirimkannya untuk uji balistik.
“Pelaku tidak beraksi seorang diri. Kami masih mengejar pihak lain yang diduga turut terlibat dalam peristiwa ini,” tegas Ahzan.
Saat proses penangkapan, AG mengaku bahwa seseorang memerintahkannya melakukan tindakan tersebut.
Sebelumnya penembakan terjadi pada Minggu malam, 9 November 2025 pukul 22.30 WIB di jembatan dekat rumah korban di Gampong Alue Lim. Keterangan keluarga menyebut bahwa korban sedang beristirahat di rumah ketika dua orang tak dikenal datang menggunakan sepeda motor dan memanggilnya keluar. Tidak lama kemudian, sebuah mobil hitam tanpa pelat nomor berhenti tidak jauh dari rumah korban.
“Abang saya diminta untuk pergi ke mobil itu. Saat itu tidak ada tanda-tanda dipaksa atau cekcok, tapi setelah sampai ke mobil itu, abang saya langsung ditembak di bawah dagunya,” ujar Mukhlis Ismail, adik korban.
Korban meninggal di lokasi kejadian. Penyidik Polres Lhokseumawe terus mendalami motif penembakan. (Fh)










