Home / Hukum & Kriminal

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WIB

Profil Praka Farizal Prajurit TNI Gugur Saat Misi PBB

Almarhum Profil Praka Farizal Prajurit TNI Gugur Saat Misi PBB

Almarhum Profil Praka Farizal Prajurit TNI Gugur Saat Misi PBB

Aksarabrita.com – Indonesia berduka. Seorang prajurit TNI gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Ia adalah Praka Farizal Rhomadhon (28), anggota pasukan penjaga perdamaian di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Peristiwa terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026. Proyektil menghantam pos penjagaan di dekat Desa Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan. Serangan itu menyebabkan Praka Farizal gugur di lokasi.

Praka Farizal Rhomadhon lahir di Kulon Progo, 3 Januari 1998. Ia dikenal sebagai prajurit muda yang disiplin dan berdedikasi tinggi.

Ia bertugas di Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda. Jabatan terakhirnya adalah Taban Provost 1 Ru Provost Kima. Posisi ini menuntut ketegasan dan tanggung jawab besar.

Baca Juga :  TNI Tinjau TMMD, Wako Alfin Beri Apresiasi

Keikutsertaannya dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon menunjukkan kepercayaan negara terhadap kemampuannya.

Praka Farizal gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia. Pengabdiannya menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam misi internasional.

Dalam insiden yang sama, tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka. Mereka terkena dampak serangan artileri di sekitar posisi kontingen Indonesia.

Kepergian Praka Farizal meninggalkan duka mendalam. Ia meninggalkan seorang istri, Fafa Nur Azila (25), dan seorang anak, Shanaya Almahyra Elshanu (2).

Keluarga menjadi pihak yang paling merasakan kehilangan. Namun, seluruh rakyat Indonesia juga turut berduka atas gugurnya prajurit tersebut.

Melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pemerintah menyampaikan belasungkawa. Indonesia juga mengecam keras serangan yang terjadi.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Perempat Final Liga Europa 2025: Siapa Melaju ke Semifinal?

Pemerintah mendesak penyelidikan yang transparan. Selain itu, Indonesia meminta semua pihak menghormati hukum internasional dan melindungi pasukan penjaga perdamaian.

Indonesia terus berkoordinasi dengan PBB dan pihak terkait. Fokus utama adalah pemulangan jenazah dan perawatan korban luka.

Gugurnya Praka Farizal menjadi pengingat akan risiko besar dalam misi perdamaian. Dedikasinya akan selalu dikenang sebagai bentuk pengabdian untuk bangsa dan dunia. (***)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemuda Penawar Bentrok dengan Pemuda Pondok Beringin

Hukum & Kriminal

Bobol Rekening Dormant Rp204 Miliar, 9 Orang Ditahan

Daerah

Polres Kerinci Imbau Pembatasan Jam Malam dan Pergaulan Remaja

Hukum & Kriminal

Polisi Tetapkan Laras Faizati Tersangka Hasutan Mabes Saat Demo
Sungguh Keji, Ibu Dosen Erni Menjerit dalam Rekonstruksi

Daerah

Sungguh Keji, Ibu Dosen Erni Menjerit dalam Rekonstruksi

Daerah

Polres Merangin Tangkap Komplotan Begal, Ada Anak di Bawah Umur

Daerah

Polda Sumbar Bongkar 37 Kasus Narkoba, Sita 50 Kg Sabu dan 49 Kg Ganja

Daerah

Polres Kerinci Lakukan Mediasi Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Kerinci