Kesehatan, Aksarabrita.com // Kesemutan biasanya hilang dalam beberapa menit. Namun, jika sudah mengganggu, Anda bisa meredakannya dengan memijat kaki, mengompres dengan air dingin, atau merendam kaki dalam air hangat. Sebagian besar kasus kesemutan tidak berbahaya. Jika muncul karena duduk terlalu lama, keluhan akan hilang ketika Anda mulai bergerak.
Tetapi Anda perlu waspada ketika kesemutan muncul terus-menerus dan tidak kunjung membaik. Kenali penyebabnya dan cara mengatasinya berikut ini.
Kaki sering kesemutan bisa muncul karena terlalu lama berada dalam satu posisi. Selain itu, beberapa kondisi kesehatan juga dapat memicu kesemutan, seperti:
- Diabetes atau neuropati diabetik
- Sklerosis multipel
- Gagal ginjal
- Penyakit autoimun
- Hipotiroidisme
- Infeksi
- Kekurangan vitamin B1
- Saraf terjepit
- Paparan racun
- Penggunaan obat tertentu
1. Mengubah Posisi Tubuh
Segera ubah posisi tubuh saat kesemutan muncul. Hindari duduk atau berdiri terlalu lama. Regangkan kaki ke berbagai arah untuk mengembalikan aliran darah.
2. Istirahat yang Cukup
Saraf yang tertekan dapat memicu kesemutan. Istirahat cukup membantu meredakan tekanan pada otot dan jaringan sekitar saraf.
3. Memijat Kaki
Pijat kaki secara lembut selama beberapa menit. Cara ini membantu melancarkan aliran darah dan melemaskan otot.
4. Menggoyangkan Telapak Kaki
Goyangkan telapak kaki selama beberapa detik untuk meredakan tekanan pada saraf dan memperbaiki sirkulasi.
5. Kompres Dingin atau Hangat
Tempelkan kompres hangat atau dingin pada area yang kesemutan untuk menciptakan rasa nyaman dan memperlancar aliran darah.
6. Memakai Sepatu Berukuran Pas
Gunakan sepatu yang nyaman agar aliran darah tetap lancar. Hindari tali sepatu yang terlalu kencang.
7. Menggunakan Kaos Kaki Khusus
Penderita diabetes bisa memakai kaos kaki khusus yang membantu memperbaiki sirkulasi dan mengurangi gejala neuropati.
8. Merendam Kaki
Rendam kaki dalam air hangat yang dicampur garam atau peppermint untuk mengurangi mati rasa.
9. Mengonsumsi Sari Cuka Apel
Sari cuka apel mengandung senyawa anti-inflamasi yang membantu memperbaiki sel saraf. Anda bisa mencampurnya dengan air atau menggunakannya sebagai kompres.
10. Menggunakan Minyak Esensial
Oleskan minyak esensial dan pijat perlahan untuk meredakan nyeri dan menenangkan saraf.
11. Terapi Fisik
Jika kesemutan terjadi berulang, segera periksakan diri ke dokter. Terapi fisik dan obat dapat membantu memulihkan fungsi saraf.
12. Obat Pereda Nyeri
Saat kesemutan disertai peradangan, konsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter.
13. Mengonsumsi Vitamin B12
Tambahkan asupan vitamin B12 untuk memperbaiki sel saraf dan meningkatkan produksi sel darah merah. Kekurangan vitamin B12 dapat memicu neuropati perifer.
Jika kesemutan semakin parah dan tidak membaik, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter. Kunjungi Ciputra Hospital terdekat untuk pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.








