Aksarabrita.com //Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, meninjau langsung pembangunan gudang/gerai Koperasi Merah Putih (KMP), Senin (2/4). Pembangunan sudah mencapai 82 persen dan tim pelaksana menargetkan penyelesaian dalam waktu dekat.
Azhar mengecek setiap bagian bangunan dan memastikan tim mengerjakan proyek sesuai rencana serta spesifikasi teknis. Ia meminta kontraktor mempercepat tahap akhir dan tetap menjaga mutu agar masyarakat bisa segera memanfaatkan fasilitas tersebut.
Presiden RI, Prabowo Subianto, menggagas Program Koperasi Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan kelurahan. Pemerintah menjalankan program ini agar koperasi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, memangkas rantai distribusi yang merugikan warga, serta mendorong kemandirian berbasis potensi lokal.
Pemerintah memfokuskan KMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) pada penguatan ekonomi perdesaan melalui pembangunan infrastruktur dan dukungan permodalan. Setiap koperasi memperoleh akses pinjaman modal usaha hingga Rp3 miliar dari bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Melalui program ini, pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan, menjaga stabilitas harga pangan dan kebutuhan pokok, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa lewat kemitraan strategis bersama BUMN.
Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis gudang/gerai KMP akan menjadi pusat distribusi yang memangkas biaya logistik, memperkuat daya saing pelaku UMKM, serta membuka peluang usaha baru bagi warga. Progres yang terus bergerak cepat menunjukkan komitmen kuat untuk membangkitkan ekonomi rakyat dari daerah. (Run)



















