Home / Nasioanal / Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:08 WIB

Gus Ipul Ingatkan Tiga Larangan di Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ingatkan Tiga Larangan di Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ingatkan Tiga Larangan di Sekolah Rakyat

MEDAN – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan tiga larangan utama yang wajib dipatuhi seluruh warga Sekolah Rakyat. Larangan itu meliputi perundungan, segala bentuk kekerasan, dan intoleransi.

Gus Ipul menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat di SRMP 2 Medan, Sumatera Utara, Senin (15/6/2026). Ia mengajak orang tua calon siswa melihat langsung proses belajar, kegiatan asrama, dan perkembangan anak-anak di Sekolah Rakyat.

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat tidak hanya mengejar prestasi akademik. Program ini juga membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta meningkatkan rasa percaya diri para siswa.

“Dulu anak-anak ini tidak seperti sekarang. Kini mereka lebih disiplin, lebih percaya diri, lebih pintar, dan optimistis menghadapi masa depan,” ujar Gus Ipul.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Babinsa Tebo Pantau Kondisi Ternak Warga

Ia meminta seluruh kepala sekolah, guru, wali asrama, dan pengelola menjaga lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi setiap siswa.

Gus Ipul menegaskan tidak seorang pun boleh menghina, merendahkan, atau melakukan perundungan terhadap siswa maupun tenaga pendidik. Ia juga melarang segala bentuk kekerasan fisik, kekerasan seksual, dan tindakan intoleransi di lingkungan sekolah.

Selain itu, Gus Ipul meminta seluruh pengelola segera melaporkan setiap dugaan pelanggaran kepada pihak berwenang agar penanganan berlangsung cepat dan tepat.

Kegiatan Open House menghadirkan 75 calon siswa bersama orang tua mereka. Para siswa menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari tari tradisional, karate, pidato dalam tiga bahasa, hingga pembacaan puisi.

Baca Juga :  RSUD Kerinci Modern Segera Dibangun, Tender Rp137,5 Miliar Rampung

Gus Ipul menjelaskan, pemerintah menjalankan Program Sekolah Rakyat untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program tersebut bertujuan mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki keterampilan sesuai potensi masing-masing.

Ia berharap lulusan Sekolah Rakyat mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau meniti karier sebagai guru, seniman, tenaga profesional, maupun profesi lainnya sesuai bakat yang mereka miliki.

Pemerintah juga terus memperluas pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Langkah tersebut bertujuan membuka akses pendidikan berkualitas bagi lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Katamso Sambut Dandim Baru, Sinergi TNI dan Pemda Jadi Fokus

Daerah

Katamso Sambut Dandim Baru, Sinergi TNI dan Pemda Jadi Fokus
Sekolah Rakyat Tanjab Timur Hampir Rampung

Daerah

Sekolah Rakyat Tanjab Timur Hampir Rampung
Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Festival Kopi 2026 Digelar di Kayu Aro

Daerah

Festival Kopi Kerinci 2026 Hadir di Kayu Aro, Saatnya Kopi “Tanah Surga” Mendunia
Prabowo Perintahkan Anggaran PPPK Penuh Waktu Tidak Benar

Nasioanal

Prabowo Perintahkan Anggaran PPPK Penuh Waktu Tidak Benar
Pemerintah Operasikan Kereta Khusus Petani dan Pedagang

Nasioanal

Pemerintah Operasikan Kereta Khusus Petani dan Pedagang
Wawako Azhar Kembali Tinjau Pembangunan Gedung Kopdes

Daerah

Wawako Azhar Kembali Tinjau Pembangunan Gedung Kopdes
DPR Tegaskan: Guru Non-ASN Dilarang Mengajar 2027

Nasioanal

DPR Tegaskan: Guru Non-ASN Dilarang Mengajar 2027
Kemenag Salurkan Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026

Pemerintah

Kemenag Salurkan Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026