Home / Daerah / Kerinci / Sungai Penuh

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:19 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Sungai Penuh

Balek Kalahek Tempurung Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya di Sungai Penuh

Balek Kalahek Tempurung Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya di Sungai Penuh

SUNGAI PENUH, Aksarabrita.com – Masyarakat Luhah Rio Mendiho kembali menggelar tradisi Balek Kalahek Tempurung pada Sabtu malam (27/6/2026). Tradisi turun-temurun itu menjadi benteng pelestarian adat dan budaya di tengah derasnya arus modernisasi yang terus memengaruhi kehidupan masyarakat.

Balek Kalahek Tempurung tidak hanya mempertemukan warga dalam suasana penuh kekeluargaan, tetapi juga mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai adat, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal. Melalui tradisi tersebut, masyarakat Luhah Rio Mendiho terus menjaga identitas budaya agar tetap hidup dari generasi ke generasi.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh hadir mewakili Wali Kota Alfin. Wakil Ketua DPRD beserta anggota DPRD, Depati Nan Batujuh, Ninik Mamak Enam Luhah Sungai Penuh, para depati, ninik mamak, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta pemuda dan pemudi Luhah Rio Mendiho juga mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga :  PLTA KMH Merangin Sepakati Kompensasi, Pembangunan Pintu Air Danau Kerinci Tetap Jalan

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh mengapresiasi komitmen masyarakat Luhah Rio Mendiho yang terus menjaga tradisi sebagai bagian penting dari identitas budaya daerah.

Ia menegaskan bahwa Balek Kalahek Tempurung mengandung nilai sejarah, filosofi, dan semangat kebersamaan yang tinggi. Karena itu, masyarakat perlu terus merawat dan mewariskan tradisi tersebut agar tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, adat menjadi pedoman hidup yang mengajarkan gotong royong, musyawarah, saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut membentuk karakter masyarakat sekaligus memperkuat keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menikmati berbagai pertunjukan seni dan budaya tradisional yang menampilkan kekayaan adat Luhah Rio Mendiho. Antusiasme warga dari berbagai kalangan menunjukkan semangat kuat dalam menjaga dan mencintai budaya daerah.

Baca Juga :  Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Bungo Empelu

Semangat Balek Kalahek Tempurung juga menguatkan tekad masyarakat untuk mempertahankan warisan leluhur sekaligus memperkokoh jati diri masyarakat adat Kota Sungai Penuh. Melalui tradisi ini, masyarakat berharap generasi muda terus mengenal, mencintai, dan melanjutkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para leluhur sehingga adat dan budaya tetap menjadi kebanggaan bersama. (***)

Share :

Baca Juga

Daerah

Satresnarkoba Kerinci Temukan 19 Batang Ganja Siap Panen 

Daerah

Sekda Alpian Tekankan Disiplin ASN sebagai Cermin Integritas

Daerah

Pj Bupati Merangin Diajak Mendagri Keliling IKN

Daerah

Pj. Bupati Asraf Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA PPAS dan Hasil Pembahasan 5 Ranperda Kabupaten Kerinci

Daerah

Pj Bupati Kerinci Asraf Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024
Pelantikan dan penyerahan SK PPPK Paruh Waktu Kabupaten Kerinci Formasi 2025 akan digelar Minggu, 21 Desember 2025 di Lapangan Kantor Bupati Kerinci. Simak jadwal dan ketentuannya.

Daerah

BKPSDMD Kerinci Jadwalkan Pelantikan PPPK Paruh Waktu 2025

Batang Hari

Melawan Kanker di Usia 20 Tahun, Haikal Butuh Uluran Tangan Kita

Daerah

Gagal Curi Motor, Dua Pelaku Asal Sungai Penuh Dibekuk Warga di Kerinci