Home / Nasioanal / Religi / Viral & Artis

Rabu, 24 September 2025 - 19:11 WIB

Ribuan Siswa Keracunan, DPR Minta Evaluasi MBG

Ribuan Siswa Keracunan, DPR Minta Evaluasi MBG

Ribuan Siswa Keracunan, DPR Minta Evaluasi MBG

BERITA NASIONAL// Ribuan siswa di berbagai daerah keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendesak pemerintah segera mengevaluasi program tersebut agar kasus serupa tidak kembali muncul.

Hadrian menegaskan keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama. “Kesehatan dan keselamatan anak-anak jauh lebih penting daripada sekadar target program. Evaluasi harus menyentuh seluruh aspek, dari hulu hingga hilir,” ujar Hadrian di Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Hadrian meminta pemerintah memperketat pengawasan dapur MBG maupun pihak sekolah. Ia menilai pihak penyelenggara wajib menjamin standar gizi dan higienitas makanan sebelum menyajikannya kepada siswa.

“Program MBG lahir dari niat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak, tetapi pengelolaannya tidak boleh mengorbankan kesehatan mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Monadi Hadiri Groundbreaking SPPG Polres Kerinci

Kepala Staf Presiden (KSP) M. Qodari melaporkan lebih dari 5.000 siswa keracunan akibat menu MBG. Data dari Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan jumlah kasus di atas 5.200 korban.

Kemenkes mencatat 60 kasus dengan 5.207 korban per 16 September 2025.

BPOM melaporkan 55 kasus dengan 5.320 korban per 10 September 2025.

Qodari menegaskan Jawa Barat menyumbang kasus terbanyak dengan puncak kejadian pada Agustus 2025.

Qodari menjelaskan empat faktor utama yang memicu keracunan MBG, yaitu:

1. Rendahnya higienitas makanan.

2. Suhu penyajian yang tidak sesuai standar.

3. Kontaminasi silang dari petugas.

4. Alergi pada sebagian siswa penerima manfaat.

Baca Juga :  Postingan Menu MBG di Media Sosial, BGN: Silakan Viralkan

Ia menekankan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memiliki sertifikasi laik higiene dan sanitasi dari Kemenkes untuk mencegah kasus berulang.

Hadrian mendesak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, segera berkoordinasi dengan BGN dan instansi terkait. Ia menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperbaiki sistem sekaligus melindungi siswa.

“Pemerintah harus memperbaiki desain kebijakan ini. Jangan terburu-buru memperluas program, tapi pastikan kualitas menu MBG benar-benar layak dan aman,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Kemendagri Buka Jalan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Nasioanal

Kemendagri Buka Jalan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Sah! Virgoun Menikah dengan Lindi Fitriyana

Viral & Artis

Sah! Virgoun Menikah dengan Lindi Fitriyana, Siapa yang Menghadiri?
Berakhir Tragis, Petugas Satpol PP Kebumen Gugur Saat Evakuasi ODGJ

Religi

Kronologid Anggota Satpol PP Tewas Saat Evakuasi ODGJ
BKN Tegaskan Isu PPPK Otomatis Jadi PNS Adalah Hoaks

Nasioanal

BKN Tegaskan Isu PPPK Otomatis Jadi PNS Adalah Hoaks

Viral & Artis

Polemik Nafkah Anak, Dewi Perssik Jadi Sorotan Usai Skatmat Lisa Mariana
SPBU Tanah Kampung

Batang Hari

Kabar Baik! Harga BBM Pertamina Kompak Turun Mulai Hari Ini

Game

Walikota Ahmadi Hadiri Hut ke- 66 Provinsi Jambi

Batang Hari

Sengketa Pulau Aceh-Sumut Berakhir: Prabowo Putuskan Empat Pulau Milik Aceh