BERITA SUNGAI PENUH // SMA Negeri 3 Sungai Penuh menggelar deklarasi anti kekerasan, judi online, dan narkoba bagi siswa baru, Senin (15/7/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh unsur Polri, TNI, serta guru, sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari pengaruh negatif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 yang diisi dengan edukasi tentang bahaya kekerasan, penyalahgunaan narkoba, serta praktik judi daring yang belakangan marak di kalangan remaja.
Kapolres Kerinci melalui perwakilan, AKP Julisman, menegaskan bahwa penggunaan handphone di kalangan pelajar dapat merusak generasi jika digunakan pada hal-hal yang merugi, misalnya judi online. Ia juga mengimbau agar tidak membawa hp ke sekolah.
“Saya berharap pelajar tidak terpengaruh judi online dan saya mengimbau agar pelajar tidak membawa handphone ke sekolah. Jangan ada lagi yang membawa HP, jika ketahuan kami akan memusnahkannya.”, ujarnya.
Siswa-siswi baru turut menandatangani spanduk deklarasi sebagai simbol komitmen pribadi untuk menjauhi segala bentuk kekerasan, perjudian daring, dan narkoba.
Babinsa juga turut memberikan pengarahan mengenai pentingnya kedisiplinan, ketahanan mental, dan pembentukan karakter sejak dini.
Kepala SMAN 3 Sungai Penuh menyampaikan harapannya agar deklarasi ini tidak hanya menjadi seremoni, melainkan komitmen nyata yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.







