Aksarabrita.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya mendorong hilirisasi komoditas unggulan sebagai strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Diskusi Rabuan Roadshow (DRR) yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Timur, Rabu (3/6/2026).
Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yan Ery menghadiri forum yang mempertemukan pemerintah, akademisi, legislatif, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas percepatan pembangunan daerah.
Ketua Harian Tim Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Syahrasaddin, menjelaskan bahwa Diskusi Rabuan Roadshow bertujuan menghimpun masukan dan rekomendasi guna menjawab tantangan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal daerah. Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk menjaga laju pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut lima fokus utama dalam diskusi tersebut, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, hilirisasi komoditas unggulan, dan peningkatan investasi.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28 persen pada 2025. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Jambi dan menunjukkan hasil positif dari berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan.
Meski mencatat pertumbuhan yang tinggi, pemerintah daerah tetap menghadapi sejumlah tantangan. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi, memperluas pemerataan pembangunan infrastruktur, memperkuat daya saing SDM, serta mengembangkan potensi daerah agar menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemkab Tanjung Jabung Barat mendorong hilirisasi berbagai komoditas unggulan, seperti pinang, kelapa dalam, kelapa sawit, karet, kopi, sektor perikanan, pertanian, hingga minyak dan gas bumi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari kemiskinan, stunting, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga keterbatasan infrastruktur.
Ia berharap Diskusi Rabuan Roadshow melahirkan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (***)









