Home / Kesehatan & Olahraga / Nasioanal

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

Profil Leandro Paredes, Jenderal Lini Tengah Argentina

Profil Leandro Paredes, Jenderal Lini Tengah Argentina

Profil Leandro Paredes, Jenderal Lini Tengah Argentina

Argentina – Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 menyisakan berbagai cerita. Selain kegagalan Albiceleste mempertahankan gelar juara dunia, sorotan juga mengarah kepada gelandang veteran Leandro Paredes.

Paredes menjadi perbincangan setelah terlibat insiden panas pada akhir pertandingan. Emosi yang memuncak membuat suasana laga semakin tegang dan memicu reaksi dari pemain kedua tim.

Di balik kontroversi tersebut, Paredes tetap dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik yang dimiliki Argentina dalam satu dekade terakhir. Kemampuan membaca permainan, mengatur tempo, dan mendistribusikan bola menjadikannya sosok penting di lini tengah Albiceleste.

Perjalanan Karier Leandro Paredes

Leandro Daniel Paredes lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 29 Juni 1994. Pemain berusia 32 tahun itu mengawali karier profesional bersama Boca Juniors sebelum merantau ke Eropa.

Kariernya terus berkembang saat memperkuat sejumlah klub besar seperti AS Roma, Empoli, Zenit Saint Petersburg, Paris Saint-Germain (PSG), dan Juventus.

Di setiap klub yang dibelanya, Paredes menunjukkan kualitas sebagai gelandang bertahan modern. Ia memiliki akurasi umpan yang tinggi, visi bermain yang baik, serta kemampuan mengontrol ritme pertandingan.

Pengalamannya di berbagai kompetisi elite Eropa membuat Paredes menjadi salah satu pemain andalan Argentina dalam beberapa turnamen besar.

Pilar Kesuksesan Argentina

Paredes memainkan peran penting dalam kebangkitan Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni.

Baca Juga :  MKD DPR Putuskan Ahmad Sahroni Terima Sanki Terberat

Ia membantu Argentina meraih gelar Copa América 2021 setelah mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun tanpa trofi mayor. Setahun kemudian, Paredes kembali menjadi bagian dari skuad yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kemampuannya menjaga keseimbangan lini tengah membuatnya sering menjadi pilihan utama dalam pertandingan penting.

Meski tidak selalu mencetak gol atau memberikan assist, kontribusi Paredes terlihat dari kemampuannya memutus serangan lawan dan menjaga aliran permainan tim.

Empat Kontroversi yang Melekat pada Paredes

Selain prestasinya di lapangan, Paredes juga kerap menjadi sorotan karena sejumlah kontroversi sepanjang kariernya.

1. Memicu Keributan Saat Lawan Belanda di Piala Dunia 2022

Paredes memancing kemarahan pemain Belanda saat perempat final Piala Dunia 2022. Ia menendang bola keras ke arah bangku cadangan Belanda setelah melakukan pelanggaran.

Aksi tersebut langsung memicu keributan. Bek Belanda, Virgil van Dijk, bereaksi keras dan menubruk Paredes hingga terjadi adu argumen yang melibatkan banyak pemain.

2. Dituding Sengaja Mencari Kartu Merah

Saat memperkuat Zenit Saint Petersburg pada 2018, Paredes menghadapi tudingan sengaja menerima kartu merah.

Sejumlah media menilai ia ingin pulang lebih cepat ke Argentina untuk menyaksikan laga Superclásico antara Boca Juniors dan River Plate. Meski isu tersebut ramai diperbincangkan, Paredes tidak pernah mengakuinya.

3. Dikaitkan dengan Kasus Taruhan Ilegal

Pada 2025, nama Paredes sempat muncul dalam pemberitaan terkait penyelidikan taruhan online ilegal di Italia.

Baca Juga :  Imbauan Partisipasi, Pencarian Hari ke-24 Wira Dilanjutkan

Namun, ia langsung membantah keterlibatan dalam aktivitas tersebut. Hingga kini, tidak ada keputusan hukum yang menyatakan dirinya bersalah dalam kasus itu.

4. Sempat Berselisih dengan Lionel Messi

Hubungan Paredes dan Lionel Messi juga pernah menjadi perhatian publik.

Sebuah insiden saat pertandingan Liga Champions antara PSG dan Barcelona pada 2021 memicu kesalahpahaman di antara keduanya. Messi dikabarkan tidak berkomunikasi dengan Paredes selama beberapa bulan.

Meski demikian, keduanya berhasil menyelesaikan masalah tersebut dan kembali bekerja sama untuk membawa Argentina meraih berbagai prestasi.

Temperamen yang Jadi Kelebihan dan Kelemahan

Paredes dikenal sebagai pemain yang memiliki karakter kuat dan daya juang tinggi. Ia tidak ragu terlibat duel keras demi membantu tim meraih kemenangan.

Namun, temperamen yang tinggi kerap menempatkannya dalam situasi kontroversial. Di satu sisi, semangat juangnya menjadi aset berharga bagi Argentina. Di sisi lain, emosinya terkadang memicu konflik yang merugikan tim.

Insiden pada final Piala Dunia 2026 kembali memperlihatkan sisi tersebut. Banyak pengamat menilai rasa frustrasi akibat kekalahan memengaruhi reaksinya di lapangan.

Terlepas dari berbagai kontroversi yang menyertainya, Leandro Paredes tetap tercatat sebagai salah satu gelandang paling berpengaruh dalam sejarah generasi emas Argentina. (**)

Share :

Baca Juga

Timnas Krosia

Kesehatan & Olahraga

Kroasia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Ghana
Mobil Pengangkut Makanan Gratis Tabrak Siswa SD di Cilincing

Hukum & Kriminal

Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing,14 Anak Terluka

Daerah

Banyak  Anak-anak Mengisap Vape, Ini Kata WHO 
Ilustrasi Gambar

Kesehatan & Olahraga

Posisi Yang Disukai Wanita Saat Bercinta
Presiden Prabowo Terima Ketua MPR RRT Wang Huning di Istana Merdeka

Nasioanal

Presiden Terima Ketua MPR RRT Wang Huning di Istana Merdeka

Daerah

Resmi! Patrick Kluivert Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Presiden Prabowo tinjau Kampung Nelayan di Gorontalo

Nasioanal

Kampung Nelayan Merah Putih Ubah Nasib Nelayan Leato Selatan, Ini Dampaknya
@dhemit_is_back

Hukum & Kriminal

Gatot Hariyanto alias @dhemit_is_back Bantah Tuduhan Penipuan