Keshatan, Aksarabrita.com // Cara mengobati sakit gigi berlubang yang tak kunjung sembuh harus disesuaikan dengan kondisi gigi yang bermasalah. Penanganan yang tepat sangat penting agar rasa sakit tidak mengganggu aktivitas dan kesehatan gigi tetap terjaga.
Banyak orang masih menganggap gigi berlubang sebagai masalah sepele. Padahal, lubang pada gigi bisa semakin membesar dan menimbulkan nyeri tak tertahankan. Jika terus dibiarkan, gigi berlubang dapat memicu komplikasi serius, seperti abses gigi, gigi patah atau rusak, gigi ompong, hingga gangguan mengunyah.
Karena itu, penting memahami cara mengobati sakit gigi berlubang yang tak kunjung sembuh agar komplikasi bisa dicegah.
Segera datang ke dokter gigi ketika sakit gigi berlubang tidak kunjung membaik. Dokter gigi akan menentukan penanganan yang sesuai agar masalah tersebut cepat teratasi.
Berikut beberapa cara mengobati sakit gigi berlubang yang biasa dilakukan dokter:
1. Perawatan fluoride
Jika gigi baru mulai berlubang, dokter biasanya memberikan perawatan fluoride. Dokter akan membersihkan gigi terlebih dahulu, lalu mengoleskan cairan atau gel fluoride pada bagian gigi yang berlubang.
Perawatan fluoride berfungsi mencegah kerusakan gigi bertambah parah, memperlambat hilangnya mineral dari email gigi, membangun kembali lapisan gigi yang melemah, dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.
2. Menambal gigi
Dokter memilih tambal gigi ketika kerusakan sudah mencapai lapisan email. Dokter akan menghilangkan jaringan gigi yang membusuk dengan alat berbentuk bor. Setelah bersih, dokter menambal gigi menggunakan bahan tertentu, seperti komposit, amalgam, ionomer kaca, resin, porselen, atau emas.
3. Pemasangan crown gigi
Jika kerusakan sudah parah atau gigi rapuh, dokter memasang crown gigi. Prosedur ini menutupi seluruh mahkota gigi dengan selubung gigi palsu. Bahan crown bisa berupa resin, logam, atau porselen. Crown membantu mengatasi gigi berlubang secara menyeluruh, tetapi dapat membuat gigi lebih sensitif.
4. Perawatan saluran akar
Dokter melakukan perawatan saluran akar ketika kerusakan mencapai pulpa atau bagian dalam gigi. Dokter akan membuang pulpa yang terinfeksi atau membusuk, lalu menambal gigi atau memasang crown setelahnya. Perawatan ini bertujuan menyelamatkan gigi tanpa mencabutnya, tetapi pasien harus disiplin menjaga kebersihan gigi agar hasilnya bertahan lama.
5. Mencabut gigi
Jika kerusakan sangat parah dan metode lain tidak berhasil, dokter mencabut gigi sebagai langkah terakhir. Pencabutan dapat menghilangkan sumber rasa sakit, tetapi meninggalkan celah yang dapat membuat susunan gigi lain bergeser. Karena itu, dokter biasanya menyarankan pemasangan gigi palsu untuk menggantikan gigi yang hilang.
Sebelum menjalani perawatan, dokter biasanya memberikan bius lokal agar pasien tidak merasakan nyeri selama prosedur berlangsung.
Jika Anda mulai mengalami tanda awal gigi berlubang, segera datang ke dokter gigi. Keluhan yang sering muncul antara lain nyeri saat menggigit, gigi sensitif, noda putih atau coklat atau hitam pada permukaan gigi, hingga lubang yang jelas terlihat.
Setelah menjalani perawatan, jaga kebersihan gigi secara rutin agar masalah gigi berlubang tidak datang kembali. Jangan lupa kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut tetap optimal. (**)










