BERITA NASIONAL // Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menggelar simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Aula Pesantren Persis 76 Tarogong, Garut, Jawa Barat, Rabu (17/9/2025). Sebanyak 600 murid SMA, MA, SMK, MAK, dan Paket C ikut dalam kegiatan ini.
Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menegaskan TKA berperan sebagai alat ukur konsistensi nilai rapor dengan kemampuan akademik nyata. Ia menyebut TKA tidak hanya memetakan kelebihan dan kelemahan murid, tetapi juga memberi sertifikat resmi untuk seleksi pendidikan lebih tinggi.
Plt. Kepala SMKN 1 Garut, Hani Ariani, menyampaikan pihaknya gencar menyosialisasikan TKA sejak Agustus 2025. Guru dan tenaga kependidikan mendukung penuh dengan membentuk panitia, mendata peserta, serta menyiapkan laboratorium komputer dan server.
“Kami ingin seluruh murid kelas XII mengikuti TKA agar hasil tes benar-benar mencerminkan kemampuan mereka,” ujar Hani.
Selain simulasi, Plt. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, memaparkan tujuan dan manfaat TKA. Peserta juga mendapat motivasi dari perwakilan Ikatan Pelajar Persis, Lamlam Pahala, melalui materi Penguatan Diri Menyongsong Indonesia Emas 2045 yang menekankan pentingnya karakter, mental tangguh, dan perencanaan masa depan.



















