Mataram, Aksarabrita.com // Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal melantik 9.411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemprov NTB, Selasa (23/12). Ribuan pegawai itu kini mulai memperkuat pelayanan publik daerah.
Iqbal mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu mensyukuri amanah baru ini. Ia menyinggung nasib 518 tenaga honorer non-database BKN yang masih menunggu kepastian status kepegawaiannya.
“Mari jadikan pengabdian ini sebagai ibadah. Bersyukurlah karena di luar sana ada 518 orang yang belum beruntung,” tegas Iqbal.
Ratusan honorer itu berpotensi kehilangan pekerjaan pada 2026 karena BKN tidak mencatat identitas mereka dalam database kepegawaian nasional. Kondisi tersebut menghambat proses pengangkatan mereka sebagai PPPK Paruh Waktu.
Iqbal menyebut PPPK yang baru dilantik wajib menjaga kualitas kerja dan komitmen terhadap pembangunan daerah.
“Tunjukkan komitmen untuk terus maju. Bantu NTB berkembang dan menjadi daerah yang makmur mendunia,” ujarnya.
Iqbal menyerahkan SK kepada perwakilan PPPK Paruh Waktu yang sudah lama mengabdi di berbagai bidang, termasuk guru SMA, SMK, SLB, serta tenaga teknis di lingkungan Pemprov NTB. (Fai)










