Kerinci, Aksarabrita.com // Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mempercepat penetapan Nomor Induk PPPK paruh waktu setelah Mola BKN mengumumkan terbitnya pertimbangan teknis untuk formasi tersebut. Informasi itu mendorong BKPSDM Kerinci untuk mengebut tahapan akhir sebelum membagikan SK kepada ribuan tenaga honorer.
BKPSDM Kerinci mengintensifkan verifikasi dokumen sejak pekan lalu. Instansi tersebut menargetkan pembagian SK berlangsung segera setelah seluruh berkas memenuhi syarat. BKPSDM juga menyusun agenda pelantikan yang akan berlangsung berdekatan dengan jadwal penyerahan SK.
Seorang pegawai BKPSDM Kerinci menegaskan bahwa timnya sudah menyelesaikan seluruh persiapan teknis. Ia menargetkan pembagian SK PPPK paruh waktu terlaksana pada Desember ini selama proses administrasi berjalan tanpa hambatan. Kabar tersebut memberi dorongan besar bagi honorer yang menunggu kepastian status sejak awal tahun.
BKPSDM Kerinci juga meminta seluruh tenaga PPPK paruh waktu mengikuti setiap pengumuman resmi dari pemerintah daerah. Instansi itu ingin mencegah penyebaran informasi palsu yang beredar di luar kanal resmi.
BKPSDM Kerinci memastikan hanya pemerintah daerah atau Bupati Kerinci yang berwenang mengeluarkan informasi terkait SK dan jadwal pelantikan. Instansi itu mengimbau aparatur mengabaikan kabar dari pihak yang tidak memiliki otoritas.
Data sementara menunjukkan lebih dari 2.700 tenaga PPPK paruh waktu di Kabupaten Kerinci akan menerima SK. Di Kota Sungai Penuh, sekitar 1.500 tenaga juga menunggu tahapan serupa. Dua daerah tersebut mencatat jumlah PPPK paruh waktu terbesar di kawasan itu.
Pemerintah daerah bersama BKN terus menuntaskan pemeriksaan data, validasi berkas, dan sinkronisasi sistem agar SK terbit tanpa kendala. Seluruh tenaga PPPK paruh waktu kini menaruh harapan penuh pada tahapan final tersebut karena SK menjadi simbol pengakuan karier setelah bertahun-tahun mengabdi di instansi pemerintah.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pembagian SK PPPK paruh waktu di Kabupaten Kerinci akan menjadi momentum penting bagi ribuan tenaga honorer. Pemerintah daerah mengajak seluruh aparatur memantau perkembangan melalui kanal resmi hingga hari pelantikan tiba. (Tim)









