Aksarabrita.com – Kabar buruk datang untuk para gamer. Sony kembali menaikkan harga PlayStation 5 (PS5) secara global mulai 2 April 2026. Keputusan ini langsung memicu reaksi keras dari komunitas karena harga konsol kini semakin tinggi.
Di Amerika Serikat, Sony menetapkan harga baru untuk seluruh lini PS5. PS5 edisi disk kini menyentuh US$ 649,99, sedangkan PS5 Digital Edition naik menjadi US$ 599,99. Untuk varian tertinggi, PlayStation 5 Pro, Sony mematok harga hingga US$ 899,99.
Di Inggris dan Eropa, Sony juga menyesuaikan harga. PS5 Digital Edition kini berada di angka £519,99, sementara PS5 Pro menembus £789,99. Pasar Asia ikut mengalami kenaikan. Di Tiongkok, Sony menaikkan harga PS5 Slim dan PS5 Pro, sehingga memperkuat tren kenaikan yang sudah terjadi sejak 2022.
Sony mengambil langkah ini untuk menjaga kualitas produk dan pengalaman bermain. Perusahaan menghadapi tekanan besar dari kenaikan harga komponen, terutama memori, yang melonjak akibat tingginya permintaan industri kecerdasan buatan (AI) dan pusat data global.
Analis dari Ampere Analysis, Piers Harding-Rolls, menilai Sony sulit menghindari kenaikan ini. Ia melihat biaya produksi terus meningkat, sementara perlindungan harga komponen mulai berkurang.
Kondisi ini bisa memicu dampak lanjutan di industri game. Microsoft dan Nintendo berpotensi mengambil langkah serupa jika tekanan biaya terus berlanjut. Namun, Nintendo masih mempertahankan harga Nintendo Switch 2 demi menjaga daya tarik pasar.
Situasi global juga ikut memperberat kondisi. Ketegangan geopolitik dan ancaman inflasi mendorong kenaikan harga komponen elektronik. Industri game kini menghadapi tantangan besar karena sangat bergantung pada rantai pasok global.
Kenaikan harga PlayStation 5 menegaskan satu hal: gamer harus bersiap menghadapi harga konsol yang semakin mahal dalam waktu dekat. (***)
Sumber referensi: Beranda Post









