Home / Nasioanal

Senin, 8 Juni 2026 - 19:02 WIB

Kereta Api Kembali Melintas, KAI Prioritaskan Jalur Aceh–Sumut

Kereta Api Kembali Melintas, KAI Prioritaskan Jalur Aceh–Sumut

Kereta Api Kembali Melintas, KAI Prioritaskan Jalur Aceh–Sumut

Jakarta, Aksarabrita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menempatkan pembangunan jalur kereta api Banda Aceh–Besitang sebagai prioritas utama dalam tahap awal proyek Trans Sumatera. Program ini masuk dalam roadmap pengembangan KAI periode 2026-2030 untuk menghubungkan kembali jaringan rel di wilayah utara Pulau Sumatera.


Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan jalur yang menghubungkan Banda Aceh dengan Besitang, Sumatera Utara, memiliki panjang sekitar 478 kilometer. Saat ini tim KAI tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan proyek.


“Prioritas pertama kami adalah menghubungkan Banda Aceh dengan Besitang. Saat ini kami sedang menyusun DED-nya,” kata Bobby saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (3/6).
Bobby menilai proyek tersebut akan memperkuat konektivitas transportasi dan logistik di Pulau Sumatera. Kehadiran jalur ini juga akan mempercepat mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh dan Sumatera Utara.

Baca Juga :  WhatsApp Siapkan Fitur Chat Tanpa Nomor Telepon Segera Hadir


Tiga Segmen Jalur Kereta di Aceh
KAI membagi proyek ini ke dalam tiga segmen utama. Segmen pertama menghubungkan Banda Aceh dan Sigli sepanjang 80 kilometer.
Segmen kedua menghubungkan Sigli, Bireuen, dan Lhokseumawe dengan panjang sekitar 150 kilometer.


Segmen ketiga menghubungkan Lhokseumawe, Langsa, dan Besitang sepanjang 248 kilometer. Jalur tersebut nantinya menghubungkan jaringan kereta api Aceh dengan Sumatera Utara sekaligus memperlancar arus penumpang dan distribusi barang.
Wujudkan Jaringan Kereta Trans Sumatera
KAI memasukkan proyek Banda Aceh–Besitang ke dalam rencana besar pembangunan jaringan kereta api Trans Sumatera yang membentang dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung.


Pemerintah menargetkan hadirnya jaringan kereta yang terintegrasi di seluruh Pulau Sumatera. Melalui proyek ini, pemerintah ingin menghubungkan jalur-jalur kereta yang selama ini berdiri sendiri.
Pembangunan Trans Sumatera membutuhkan investasi sekitar USD 20 hingga 25 miliar atau setara Rp350 triliun. Untuk pembangunan jalur rel, KAI memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp20 miliar per kilometer untuk jalur tunggal.

Baca Juga :  Satresnarkoba Kerinci Tangkap Pengedar Sabu Asal Bungo


Apabila proyek berjalan sesuai rencana, jaringan kereta api Trans Sumatera akan memperkuat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah sepanjang lintasan kereta.(**)

Share :

Baca Juga

Dede Yusuf Bongkar Alasan Honorer Layak Diangkat PNS Tanpa Tes

Nasioanal

DPRI Bongkar Alasan PPPK Layak Diangkat PNS Tanpa Tes
BLTS Kesra Rp900 Ribu Sudah Cair Begini Cara Cek Nama Anda

Nasioanal

BLTS Kesra Rp900 Ribu Sudah Cair, Begini Cara Cek Nama Anda
Survei Porec: Hanya 6,5 Persen Manfaat MBG Dirasakan Anak-anak

Hukum & Kriminal

Hanya 6,5% Manfaat MBG Sampai ke Anak, Fakta Mengejutkan

Daerah

RS Melati Sungai Penuh Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan, Akses Kesehatan Makin Mudah
Trump dan Prabowo Resmi Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di AS

Nasioanal

Trump dan Prabowo Resmi Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di AS

Nasioanal

Sanae Takaichi Jadi Perempuan Pertama Pimpin Partai Berkuasa di Jepang

Daerah

Bupati Kerinci H. Adirozal Minta Masyarakat Bantu Pencarian Kapolda Jambi dan Rombongan

Batang Hari

Kabar Baik MenPAN-RB, Tegaskan Pemda Selesaikan PPPK Oktober